Selasa, 01 Sep 2026 - 18:56 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Peristiwa

Harga TBS Kelapa Sawit di Pessel Naik Mencapai Rp 2300 Perkilogram

kenaikan harga sawit seiring dengan permintaan pabrik

redaksi
Rabu, 10 Nov 2021 | 11:03 WIB
TBS Kelapa Sawit

TBS Kelapa Sawit (Kiki Julnasri/Klikpositif.com)

Share on FacebookShare on Twitter

PESSEL, KLIKPOSITIF– Harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat terpantau naik. Terkini per kilogram mencapai Rp 2300.

Informasi yang diterima KLIKPOSITIF, harga ini terus mengalami naik sejak beberapa bulan terakhir. Saat ini naik dari sebelum yang hanya Rp 2000 per kilogram.

“Ya, harga ini terus naik sejak sebulan terakhir dan sampai saat ini masih tetap bertahan,” ungkap Edi salah seorang petani (60) di Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Selasa 9 November 2021.

Terpisah, salah seorang pengumpul sawit di Kecamatan Sutera, Parial (51) membenarkan, kenaikan harga sawit di daerah itu. Menurutnya, kenaikan harga sawit seiring dengan permintaan pabrik. Permintaan itu, karena kebutuhan pabrik akibat faktor produksi minyak goreng.

“Ya, itu bisa karena kelangkaan buah sawit saat ini, bisa juga karena naiknya harga minyak goreng,” terangnya.

Mengingat kenaikan harga sawit ini, Parial mengaku tidak bisa memastikan harga ini bisa bertahan sampai kapan.

Baca Juga

Pengusaha Dapur MBG di Pessel Laporkan Rekan Bisnis ke Polisi, Klaim Rugi Rp1 Miliar

Selasa, 23 Jun 2026 | 12:29 WIB
Bank Nagari

Dorong Digitalisasi Keuangan, Pemkab Pessel Gandeng Bank Nagari

Senin, 4 Mei 2026 | 00:47 WIB

Sebab, dirinya sebagai pengumpul hanya membeli hasil panen petani sesuai permintaan pabrik.

“Ya, di gudang kami itu tergantung pabrik. Naik permintaan pabrik, kami naik. Tapi, kalau turun ya, turun,” tutupnya.

Tags: PerkebunanPesselSawit

Berita Lainnya

Pengusaha Dapur MBG di Pessel Laporkan Rekan Bisnis ke Polisi, Klaim Rugi Rp1 Miliar

Selasa, 23 Jun 2026 | 12:29 WIB
Bank Nagari

Dorong Digitalisasi Keuangan, Pemkab Pessel Gandeng Bank Nagari

Senin, 4 Mei 2026 | 00:47 WIB

Wali Nagari Koto Taratak Buktikan Hobi Berkebun Bisa Jadi Ladang Rezeki

Jumat, 27 Mar 2026 | 11:20 WIB

Rakor di Pesisir Selatan, Sekdaprov Sumbar Dorong Hilirisasi Produk Unggulan Daerah

Senin, 16 Mar 2026 | 23:45 WIB
Selanjutnya
.

HBA November Naik ke Angka USD215,01 per Ton

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara