PADANG KLIKPOSITIF- Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengapresiasi pembangunan Musala Uswatun Hasanah di Perumahan Residen Bumi Kasai, Kecamatan Batang Anai, Nagari Kasang, Kabupaten Padang Pariaman,
Gubernur berharap, dengan dibangunnya Musala tersebut akan menciptakan Sumbar religius sebagai tempat pembinaan karakter, pembinaan religiusitas anak-anak kemenakan nantinya.
Musala juga dapat dijadikan pusat peradaban, menjadi pusat pendidikan dan menjadi laboratorium agama di Kecamatan Batang Anai pada umumnya dan khususnya di Perumahan Bumi Kasai di RT/10 Korong Kasai.
“Tentunya kegiatan ini seiring dengan mewujudkan visi misi Bapak Gubernur Sumbar Madani berkelanjutan, salah satunya adalah Sumbar religius, Sumbar cerdas, Sumbar sehat juga Visi misi pak Bupati sebagai Padang Pariaman Berjaya,” kata Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II, Abinul Hakim membacakan sambutan gubernur, Senin (28/2).
Menurut gubernur, pembangunan rumah ibadah merupakan sebuah wadah yang bijak dalam meningkatkan keimanan dan ketaqwaan khususnya bagi warga Perumahan Residen Bumi Kasai dan sekitarnya.
“Inisiatif patut kita apresiasi semoga menjadi ladang amal kebaikan untuk lahirkan generasi unggul masa datang,” tuturnya.
Abinul Hakim atas nama masyarakat dan perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sangat bersyukur dan berterima kasih atas antusias masyarakat untuk membangun mushalla, dan tentu saja diharapakan ada kepedulian dari seluruh warga masyarakat selama proses pembangunan ini berlangsung.
Menurutnya, dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) pembangunan sebesar Rp840.336.000 dengan luas bangunan 10×13 Meter ini bukanlah biaya yang besar, hal ini dapat dijadikan ladang amal dalam berlomba-lomba untuk kebaikan. Karena yang di bangun adalah rumah Allah, yakinlah akan ada kemudahan dan kebarokahan di sana.
“Mari kita bergotong royong dalam membangun Mushalla Uswatun Hasanah, semoga dengan dibangunnya tempat ibadah ini akan menjadi simbol kerukunan antar masyarakat dan tentu akan semakin meningkat pula kualitas ibadah kita, dan kegiatan keagamaan akan menjadi lebih mantap setelah dibangunnya mushalla ini nanti,” ajak Abinul.
Dia juga berharap panitia pembangunan mushalla saling bekerja sama dan bersungguh-sungguh dalam bekerja. Jadikan kegiatan pembangunan mushalla ini sebagai ladang amal dan catatan kebajikan untuk hari akhir nanti.
Sementara itu, Suhardi Camat Batang Anai meyakinkan bahwa dalam membangun musala untuk kegiatan agama, tempat beribadah, panitia tidak akan sulit dalam mencari dana.
“Sebab yang menyangkut dengan keagamaan orang tidak akan enggan mengeluarkan dananya seberapapun yang dibutuhkan untuk proses pembangunannya, untuk tempat melaksanakan sholat lima waktu sehari semalam dan tempat kegiatan keagamaan lainnya,” kata Suhardi.
Ketua Pembangunan Mushalla Hendri Eka Putra menyampaikan dalam laporannya adapun rancangan Mushallah ini dibantu secara sukarela oleh Bapak Yudi Fridonal, ST. Rencana Anggaran Biaya dalam Pembangunan ini sebesar Rp840.336.000 dengan luas bangunan 10M x13 M.
“Untuk memulai pembangunan ini kami mengadakan musyawarah membentuk susunan kepanitiaan agar Pembangunan ini lebih terarah serta lebih membantu untuk pengumpulan dana dan melakukan tahapan-tahapan dalam memulai pembangunan,” jelasnya.
Hingga saat ini sudah ada 100 Orang donator yang membantu, baik berupa Uang maupun berupa bahan bangunan, donator terdiri dari warga RT 10 dan donator dari luar daerah. Meskipun demikian dana yang terkumpul masih jauh dari anggaran yang sudah direncanakan, untuk itu kami mengajak semua pihak membantu.
“Besar harapan kami Mushallah ini bisa di gunakan Ramadhan tahun ini agar syiar lebih terlihat di komplek ini.” harap Hendri.







