Sabtu, 07 Nov 2026 - 14:28 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News

Geothermal Gunung Talang Dinilai Dapat Berdampingan dengan Pertanian Masyarakat

Muhammad Haikal
Jumat, 13 Okt 2023 | 13:22 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

SOLOK, KLIKPOSITIF — Sebagian kecil masyarakat di kawasan kaki Gunung Talang masih khawatir bila proyek geothermal atau pembangkit listrik tenaga panas bumi berjalan. Masyarakat khawatir berjalannya proyek tersebut akan mengganggu lahan pertanian, bahkan masyarakat berpikir mereka akan dipindahkan dari tempat tinggal mereka saat ini.

Wakil Bupati Solok, Jon Firman Pandu, mengatakan sebenarnya proyek geothermal di Gunung Talang bisa terlaksana dan tidak mengganggu aktivitas pertanian masyarakat.

“Saya sudah studi banding ke daerah lain yang proyek geothermalnya berjalan. Geothermal bisa berdampingan dengan masyarakat. Petani fokus dengan pertaniannya, geothermal berjalan menghasilkan PAD (pendapatan asli daerah), memastikan energi dan menyerap tenaga kerja,” kata Jon saat dijumpai di Solok beberapa waktu lalu.

Jon mencontohkan kabupaten sebelah yakni Kabupaten Solok Selatan yang kini memiliki proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP). Dari proyek itu saja, Jon mengungkapkan, Solsel bisa mendapatkan PAD senilai Rp 70 miliar. Sedangkan dari total PAD Kabupaten Solok, menurut Jon, capaiannya tidak meraih angka Rp 70 miliar.

Baca Juga

ESDM Sumbar: Geothermal Berkepentingan Menjaga Kelestarian Lingkungan

Senin, 13 Nov 2023 | 11:40 WIB

Pengamat Ekonomi Unand Sebut Geothermal Minim Resiko dan Dongkrak Perekonomian

Selasa, 7 Nov 2023 | 09:47 WIB

“Solok Selatan, dari satu PLTP itu saja, PAD-nya 70 miliar. Sementara kita (Kabupaten Solok) sudah dikumpulkan semua, pajak, restoran, wisata, tidak sampai Rp 70 miliar,” ujar Jon.

Jon meminta masyarakat, khususnya di kenagarian yang akan terkena dampak proyek geothermal, agar tidak perlu takut dan terprovokasi pihak tertentu yang ingin proyek geothermal ini batal. Jon mengatakan sangat disayangkan potensi energi panas bumi di Gunung Talang yang tidak semuanya dimiliki daerah lain tidak tergarap.

“Kita harus sadar, tidak semua lo daerah punya potensi energi panas bumi. Kita di Solok punya. Kenapa tidak kita maksimalkan itu. Banyak nanti peluang kerja yang akan terserap, baik secara langsung maupun tidak langsung dari ekosistem pembangkit listrik ini,” kata Jon lagi.

Jon menambahkan Pemkab Solok sudah pernah mengajak para ninik mamak, tokoh masyarakat, tokoh muda di sekitar Gunung Talang melakukan studi banding ke daerah yang berhasil menjalankan proyek geothermal. Yakni ke Sumatra Utara dan Solok Selatan.

Usai studi banding itu menurut Jon, para tokoh dan ninik mamak di kawasan Gunung Talang setuju bahwa geothermal dapat berdampingan dengan kehidupan pertanian masyarakat.

Jon menyampaikan apresiasi tinggi atas upaya Pemerintah Pusat, dalam hal ini Kementerian ESDM, untuk tanpa lelah mengembangkan potensi panas bumi di Gunung Talang, dari awal hingga akhirnya bisa sukses menyelenggarakan proses tender di tahun 2016, yang menghasilkan komitmen investasi dari Hitay Energy untuk mengelola potensi 65MW di kabupaten berbukit tersebut. Namun dia menyayangkan komunikasi awal saat pihak perusahaan yang akan menggarap geotermal di Gunung Talang tidak baik. Saat itu stakeholder dari Pemkab Solok, menurut Jon, sedikit bersikap arogan kepada masyarakat. Harusnya, kata dia, masyarakat di kawasan Gunung Talang diberikan persuasi dan pemahaman komprehensif tentang potensi energi panas bumi yang tidak akan merusak lingkungan sekitar.

Jon menyebut sebenarnya bila proyek geothermal di Gunung Talang berjalan, kawasan yang dibutuhkan perusahaan tidak lebih dari 2 hektare untuk menggali lobang.

“Memang untuk membukanya agak luas. Tapi yang dibutuhkan untuk pembangkitnya itu kan hanya 2 hektare,” kata Jon.

Jon menilai hingga saat ini ada sebagian kecil masyarakat yang menolak masuknya proyek geothermal di kawasan Gunung Talang dinilai karena ada provokasi dari pihak luar. Selain itu, kata dia, ada juga sebagian kecil masyarakat yang termakan dengan provokasi pihak luar itu kemudian berusaha mempengaruhi masyarakat yang lain. Di mana mereka ditakut-takuti bila proyek geothermal masuk, lahan pertanian akan rusak, rumah mereka dipindahkan dan akan terjadi bencana alam.

“Hanya sebagian kecil masyarakat yang menolak. Karena masalah komunikasi saja. ‘Ada Yang Tertinggal’. Begitulah bahasanya. Lalu memprovokasi masyarakat yang lain,” ujar Jon.

Sebagai Wakil Bupati sekaligus juga anak nagari di Salingka Gunung Talang serta berlatar belakang sebagai petani, Jon mendukung hadirnya pembangunan proyek geothermal. “Proyek tersebut tidak akan mengganggu aktivitas pertanian,” katanya sambil memastikan tidak akan ada masyarakat kaki Gunung Talang yang akan tergusur akibat hadirnya proyek yang akan dibangun oleh perusahaan asal Turki tersebut.

Tags: Energi Panas Bumi

Berita Lainnya

ESDM Sumbar: Geothermal Berkepentingan Menjaga Kelestarian Lingkungan

Senin, 13 Nov 2023 | 11:40 WIB

Pengamat Ekonomi Unand Sebut Geothermal Minim Resiko dan Dongkrak Perekonomian

Selasa, 7 Nov 2023 | 09:47 WIB
Sejumlah pekerja memasang panel surya Solar Cell di atas atap Pabrik Kantong PT Semen Padang di Bukit Putus, Kelurahan Pampangan Nan XX, Kecamatan Lubeg, Kota Padang.

Dorong Efisiensi Energi dan Pemanfaatan Energi Terbarukan, PT Semen Padang Bangun PLTS

Jumat, 10 Des 2021 | 19:22 WIB
ilustrasi

Punya Rencana Pasang PLTS Atap? Cari Informasi Lengkapnya di e-SMART

Senin, 22 Feb 2021 | 11:34 WIB
Selanjutnya

PT Pelindo Regional 2 Teluk Bayur Berkomitmen Penuhi Seluruh Aturan Lingkungan Hidup

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara