Sabtu, 07 Nov 2026 - 14:20 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

Dua Harimau Sumatera Dikembalikan ke Habitatnya

Kedua harimau sumatera bernama Bonita dan Atan Bintang tersebut telah mendapatkan perawatan sekitar satu tahun di pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dhamasraya (PR-HSD), Yayasan ARSARI Djojohadikusumo (YAD)

redaksi
Selasa, 30 Jul 2019 | 07:49 WIB
Harimau Sumatera sebelum dilepasliarkan

Harimau Sumatera sebelum dilepasliarkan (Istimewa )

Share on FacebookShare on Twitter

DHARMASRAYA, KLIKPOSITIF – Direktorat Jendral Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melakukan melepasliarkan dua ekor Harimau Sumatera, Senin (29/7).

Kedua harimau sumatera bernama Bonita dan Atan Bintang tersebut telah mendapatkan perawatan sekitar satu tahun di pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dhamasraya (PR-HSD), Yayasan ARSARI Djojohadikusumo (YAD).

Direktur Jenderal Konservasi Alam Sumber Daya Alam dan Ekositem (Dirjen KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wiratno mengatakan, ada 50 persen lebih populasi satwa dilindungi berada di luar kawasan konservasi, baik di hutan produksi maupun hutan lindung.

“Kita harapkan mulai saat ini satwa liar dilindungi, termasuk harimau Sumatera, yang berada di luar kawasan konservasi dapat terlindungi seperti halnya satwa liar lainnya di dalam kawasan konservasi,” tuturnya.

Menurut data dari PVA harimau sumatera menunjukkan populasi harimau sumatera di habitat alaminya tersisa 603 individu yang tersebar di 23 kantong habitat. Ia menyambut baik, imbauan Nasrul Abit untuk menjaga habitat harimau.

“Untuk itu saya mengajak semua pihak dapat bekerjasama dalam pelestarian satwa yang dilindungi, semangat bekerja bersama menjadi kunci untuk sinergi selanjutnya,” tambah dia.

Penggagas dan pendiri PR-HSD, Hashim Djojohadikusumo, menyampaikan, jika PR-HSD telah berkomitmen untuk terus membantu pemerintah melestarikan dan menambah jumlah populasi Harimau Sumatera.

Hashim menambahkan, sejak diresmikan oleh Menteri LHK Siti Nurbaya pada 29 Juli 2017 lalu, PR-HSD telah melakukan rehabilitasi terhadap 6 individu harimau dimana 4 individu berhasil dilepasliarkan ke habitat alaminya.

“Saat ini kami masih merawat satu harimau Sumatera yang baru saja diselamatkan dari Padang Lawas, Sumatera Utara yang diberi nama Palas. Harimau Sumatera merupakan simbol kelestarian ekosistem dan keberadaannya hanya dimungkinkan jika hutan dan lingkungan sebagai habitat masih terjaga,” kata Hashim.

Kepala Balai KSDA Sumatera Barat, Erly Sukrismanto, mengatakan bahwa upaya
konservasi memerlukan peran banyak pihak. Untuk itu, BKSDA Sumatera Barat terus bekerjasama dengan UPT KLHK lainnya dan mitra dalam menyelamatkan satwa liar dilindungi khususnya harimau Sumatera.

“Pelepasliaran harimau Sumatera kali ini merupakan yang ketiga kalinya. KSDA Sumatera Barat bekerjasama dengan PR-HSD berhasil melepasliarkan 4 harimau hasil rehabilitasi, dan kali ini sangat unik karena akan dilepasliarkan sekaligus sepasang jantan dan betina.” ucap Erly.

Baca Juga

Harimau saat masuk dalam kandang perangkap BKSDA Sumbar

Berbulan-bulan Mangsa Ternak Warga, Harimau Betina Akhirnya Masuk Perangkap BKSDA di Agam

Rabu, 12 Agu 2026 | 19:13 WIB

BBTNKS Bangun Blok Monitoring Populasi Harimau Sumatra di TNKS Wilayah Sumbar

Selasa, 1 Jul 2025 | 15:04 WIB

Nantinya sambung Erly, pelepasliaran ini dilengkapi dengan pemasangan GPS Collar yang merupakan sumbangan dari Yayasan ARSARI Djojohadikusumo yang berfungsi untuk memantau Bonita dan Atan Bintang. Dari data GPS Collar tersebut, pihaknya akan mengetahui pergerakan satwa tersebut untuk melihat home range serta adaptasi harimau di habitat barunya.

Sementara itu, Wagub Sumbar Nasrul Abit menjelaskan, harimau sumatera bagi masyarakat Sumbar khususnya budaya Minangkabau memiliki ikatan historis yang kuat, sebutannya “Inyiak” yang dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai “Kakek”. Bahkan dalam pencak silat minangkabau ada jurus harimau yang terinspirasi dari gerakan harimau sumatera.

Menurut Nasrul Abit, keberlangsungan hidup Harimau Sumatera atau Panthera Tigris Sumatrae semakin terancam. Selain perburuan liar, konflik dengan manusia juga menjadi ancaman serius terhadap hewan yang digolongkan ke dalam kategori satwa kritis terancam punah (critically endangered) ini.

“Saat ini kita mempunyai tantangan terbesar, keberadaan harimau Sumatera terancam punah karena lingkungan banyak mengalami kerusakan sehingga perlu diselamatkan bagi seluruh lapisan masyarakat dan pemerintah,” kata dia. (*)

Tags: Harimau Sumatera

Berita Lainnya

Harimau saat masuk dalam kandang perangkap BKSDA Sumbar

Berbulan-bulan Mangsa Ternak Warga, Harimau Betina Akhirnya Masuk Perangkap BKSDA di Agam

Rabu, 12 Agu 2026 | 19:13 WIB

BBTNKS Bangun Blok Monitoring Populasi Harimau Sumatra di TNKS Wilayah Sumbar

Selasa, 1 Jul 2025 | 15:04 WIB

Sedih, 5 Hektare Lahan Habitat Gajah dan Harimau Sumatera Hangus Terbakar

Selasa, 22 Apr 2025 | 13:01 WIB

3 Ekor Harimau Diduga Serang Ternak Warga di Palupuah

Jumat, 24 Jan 2025 | 17:40 WIB
Selanjutnya
ilustrasi planet dengan tiga matahari

Temukan Planet dengan Tiga Matahari, Ilmuwan Prediksi Ada Kehidupan

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara