BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF– Anggota Komisi V DPRD Sumbar Nofrizon, menyoroti tingginya kasus penularan virus corona di Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam.
Nofrizon meminta Wali Kota Bukittinggi dan Bupati Agam serius serta tidak main-main menyikapi masalah tersebut.
“Kasus terus meningkat di dua wilayah ini, pemerintah setempat mesti mencermati. Harus ada antisipasi,” kata Anggota DPRD dari Dapil Bukittinggi/ Agam itu, Minggu 23 Mei 2021.
Di Bukittinggi, Nofrizon melihat pemerintah yang sekarang tidak serius dan lengah dalam pencegahan COVID-19, berbeda yang sebelumnya.
“Kalau pemerintah dahulu, setiap ada kasus langsung tracking, swabnya tiap hari dan ada penyemprotan disinfektan. Yang sekarang saya lihat lemah soal ini, swab saja 2 kali seminggu,” kata dia.
Nofrizon meminta Pemerintah Kota Bukittinggi yang sekarang meniru kebijakan pemerintah dahulu yang sangat agresif memerangi COVID-19.
“Harus gencar sosialisasi, khususnya dari rumah ke rumah. Banyak cara untuk sosialisasi ini. Kita akan support,” sebutnya.
Begitupun di Agam, ia juga meminta pemerintah setempat fokus menangani COVID-19 terlebih lagi karena berada di zona merah.
“Kedua daerah ini harus betul-betul gencar menyikapinya. Pemerintah daerah harus menyiapkan tempat isolasi seperti RSUD maupun fasilitas lainnya sehingga tidak bertumpu ke RSAM saja,” pungkasnya.
Data dari Satgas COVID-19 Sumbar menyebut Bukittinggi berada di zona oranye, mendekati merah. Sementara Agam berada di zona merah. Total kasus aktif di kedua wilayah itu lebih dari 600.
(*)







