PADANG, KLIKPOSITIF – Bank Nagari mencatat kerugian nasabah akibat praktek pencurian uang atau Skimming mencapai Rp1,5 miliar.
Hal itu terungkap dalam rapat kerja manajemen Bank Nagari dengan Komisi III DPRD Sumbar, Kamis (12/5) siang WIB.
Rapat kerja tersebut berlangsung tertutup selama 2 jam. Rapat digelar demi mengevaluasi keamanan perbankan.
Jumlah kerugian tersebut diperoleh dari jumlah nasabah yang menjadi korban.
“Ada 141 nasabah yang jadi korban,” kata Ketua Komisi III DPRD Sumbar, Ali Tanjung.
Hal itupun dibenarkan oleh Direktur Umum Bank Nagari, Muhammad Irsyad.
Ia menegaskan, semua nasabah yang menjadi korban, pihaknya bakal mengganti uang yang dicuri.
“Semua kerugian nasabah kami ganti, dan proses pergantian sudah dimulai hari ini,” sebut dia.







