PADANG, KLIKPOSITIF- Menurut Direktur Manajemen Risiko, Legal dan Kepatuhan PT Pegadaian, Ismail Ilyas, mandiri secara finansial berawal dari kedisiplinan mengelola keuangan.
Disiplin mengelola keuangan juga bisa dimulai dengan berinvestasi dari jumlah yang kecil tapi harus dilakukan secara konsisten.
“Berinvestasi harus dimulai sedini mungkin, tidak harus menunggu uang banyak dulu. Yang penting harus dilakukan secara konsisten,” ungkap Ismail Ilyas mengajak mahasiswa Unand saat menjadi pembicara dalam kegiatan CEO Talks yang digelar di Universitas Andalas, Senin (29/6/2026).
Ismail juga menyebutkan saat ini masih banyak orang menunda berinvestasi dengan alasan penghasilan masih kecil, padahal berinvestasi tidak harus menunggu dengan jumlah besar melainkan bisa dimulai dari jumlah yang kecil.
“Berinvestasi bukan hanya soal menyimpan uang tapi lebih pada mempersiapkan masa depan dan memasuki masa pensiun,” sambungnya.
Ismail juga menyebutkan salah satu alternatif investasi yang terbilang cukup aman yakni emas. Selain nilainya cenderung terjaga, emas juga dinilai mampu melindungi daya beli masyarakat dari pengaruh inflasi.
Menurutnya, Pegadaian berkomitmen memperkuat ekosistem investasi emas di Indonesia melalui layanan Bank Emas yang telah dikembangkan perusahaan. Hingga saat ini, Pegadaian mengelola sekitar 153,72 ton emas dengan jumlah nasabah mencapai sekitar 30 juta orang. Total aset yang dikelola perusahaan pun mendekati Rp500 triliun.
Melalui kegiatan CEO Talks tersebut, Ismail berharap para calon lulusan Universitas Andalas tidak hanya siap bersaing di dunia kerja, tetapi juga memiliki kesadaran untuk mengelola keuangan secara bijak sejak awal karier. Dengan kebiasaan menabung dan berinvestasi secara konsisten, generasi muda diharapkan mampu membangun masa depan yang lebih aman dan sejahtera






