PADANG, KLIKPOSITIF – Institut Teknologi Padang (ITP) melaksanakan Dies Natalis ke 49 pada 21 Februari 2022. Kegiatan ini dilaksanakan di kampus II yang berlokasi di Aie Pacah Padang.
Hadir dalam kesempatan itu Gubernur Sumbar yang diwakili oleh Asisten II bidang perekonomian, Warda Rusmen, perwakilan Kapolda Sumbar, Walikota Padang, Hendri Septa, pembina yayasan, ketua dan pengurus yayasan, perwakilan Bank Nagari, Direktur Politeknik, Ketua Iluni ITP dan keluarga besar serta mitra kerja, dan Kepala Dikti x wilayah sumbar.
Rektor ITP, Hendri Nofrianto dalam sambutannya mengatakan, Dies Natalis ke 49 ini bersama-sama menjadi saksi dalam pelaksanaannya di kampus II. Hal itu dengan selesai dibangunnya gedung vokasi dan dimulainya perkuliahan tatap muka pada 14 Februari 2022.
“Pembangunan gedung ini merupakan bantuan dari PUPR senilai Rp15 miliar dengan bangunan tiga lantai. Ini bangunan fisik pertama yang mendapat bantuan pemerintah. Semoga lulusan kita memiliki kompetensi dengan mendapatkan pekerjaan pertama minimal 6 bulan setelah tamat kuliah,” katanya.
ITP telah berkiprah sejak 1973, yang memiliki 9 program studi (prodi) dan merupakan garda terdepan dalam mewujudkan visi dan misi menjadi world class university tahun 2040.
“Saat ini hampir semua prodi memiliki akreditasi B dan semua penelitian mengarah pada inovasi. Ini menujukkan dalam pelaksanaan Tri Dharma perguruan tinggi agar penelitian itu bermanfaat bagi masyarakat. Upaya lain yang dilakukan dengan meningkatkan sarana dan prasarana belajar di kampus bagi mahasiswa,” tuturnya.
Hendri menjelaskan, tahun 2021, ITP mendapat dana hibah dari Kemendikbud yakni dana hibah kompetisi kampus merdeka hingga 2023 untuk dua prodi.
“Tahun pertama kita mendapat dana Rp2,3 miliar. Kemudian dana Hibah center of excellent untuk dua prodi sebesar Rp160 juta dan dana hibah sebesar Rp500 juta berbentuk alat di labor Teknik Sipil dan Teknik Mesin. Selain itu, ITP juga dipercaya sebagai lembaga pendamping bagi tiga sekolah SMK, yakni SMK N 2 Padang, SMK N 1 Pariaman dan SMK N 1 Kinali,” terangnya.
Ketua pengurus Yayasan Pendidikan Teknologi Padang dalam sambutannya mengatakan, ITP berawal dari kursus teknik di gedung Disnaker dan di bantu dosen FTK. Kemudian pada 21 Februari 1973 dikembangkan menjadi Sekolah Teknik Padang dan pada tahun 2002 berkembang menjadi ITP.
“ITP tetap mengacu pada filosofi, yakni dari masyarakat dan untuk masyarakat. Hal yang telah di capai oleh ITP tidak terlepas dari dukungan pihak kampus dan seluruh keluarga besar ITP serta stakeholder terkait, sehingga untuk kampus dua ini kita kembangkan secara bertahap untuk di bangun. Saat ini ada dua gedung, yakni gedung perkuliahan dan Rusunawa mahasiswa. Dan kemarin, Minggu 20 Februari 2022 kita juga telah meletakkan batu pertama untuk pembangunan masjid,” paparnya.
Walikota Padang, Hendri Septa dalam sambutannya mengatakan, kampus ini merupakan tempat menghasilkan orang-orang terbaik di bidangnya.
“Bagaimana menciptakan hal yang berdaya guna bagi Kota Padang dan Sumbar pada umumnya. Kita berharap inovasi seperti paving blok yang dikembangkan oleh ITP melalui PT ATP bisa dimanfaatkan oleh kontraktor untuk pembangunan gedung DPRD yang baru, kita akan siap memakai paving blok produksi ITP. Ini inovasi kekinian dan berharap berdaya guna dalam menggunakan produk anak nagari,” jelasnya.
Ia berharap, ITP juga bisa menjadi kampus enterpreneurship. “Sehingga alumni-alumni ITP juga berkolaborasi dalam membangun dan untuk kemajuan Kota Padang,” jelasnya.
Sementara itu, Asisten II bidang perekonomian, Warda Rusmen yang mewakili gubernur mendorong kegiatan inovasi di bidang Iptek, pengajaran dan pengabdian kepada masyarakat agar terus dikembangkan.
“Pemprov berharap kerjasama yang sudah berjalan terus terlaksana dengan baik dengan ITP,” paparnya.
Dalam kegiatan Dies Natalis, juga dilakukan peresmian gedung vokasi, kunjungan ke PT ATP, dan pemberian penghargaan kepada Gubernur Sumbar, Mahyeldi dan Walikota Padang, Hendri Septa. Hal ini karena kedua tokoh tersebut dinilai berhasil dalam mempimpin.






