Sabtu, 07 Nov 2026 - 12:19 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News

Delapan Rumah di Air Manis Padang Selatan Rusak Diterjang Ombak

Kiki Julnasri
Jumat, 7 Nov 2025 | 08:57 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF-– Sejumlah rumah warga di kawasan Jalan Air Manis, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, rusak akibat diterjang ombak besar pada Kamis (6/11/2025) malam.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Hendri Zulviton, membenarkan peristiwa tersebut.

Ia menjelaskan, kejadian tersebut dipicu akibat abrasi yang terjadi sekitar pukul 22.00 WIB.

“Akibat abrasi pantai itu, delapan kepala keluarga terdampak. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun sejumlah rumah mengalami kerusakan sekitar 30 persen,” ungkapnya pada Katasumbar.

Adapun warga yang rumahnya terdampak yaitu Yul Asri (44), Jefrinaldi (35), Sofianto (55), Dedi Putra (44), Baharuddin Buyuang (83), Andriedi (50), Ali Amran (56), dan Aliyas (45).

Baca Juga

Kabut Asap di Kota Padang (dok. BPBD Padang)

Padang Diselimuti Kabut Asap, BPBD: Gunakan Masker dan Stop Bakar Sampah Sembarangan

Rabu, 7 Okt 2026 | 10:10 WIB
Korban saat dievakuasi petugas, Minggu (16/8/2026)

Hari Kedua Pencarian, Bocah 11 Tahun yang Tenggelam di Air Tawar Barat Ditemukan Meninggal

Minggu, 16 Agu 2026 | 13:10 WIB

Ia memperkirakan nilai kerugian akibat peristiwa ini mencapai sekitar Rp50 juta. Usai kejadian, tim Rescue BPBD Kota Padang sudah melakukan pendataan dan menyalurkan bantuan darurat.

“Kami menyerahkan bantuan berupa family kits untuk membantu kebutuhan dasar warga terdampak,” terangnya.

Ia mengimbau, mengingat perubahan cuaca yang terjadi, masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir diminta untuk tetap waspada terhadap potensi gelombang tinggi dan abrasi, terutama saat kondisi cuaca ekstrem dan angin kencang. (katasumbar.com)

Tags: BPBD PadangOmbak Terjang Rumah Warga

Berita Lainnya

Kabut Asap di Kota Padang (dok. BPBD Padang)

Padang Diselimuti Kabut Asap, BPBD: Gunakan Masker dan Stop Bakar Sampah Sembarangan

Rabu, 7 Okt 2026 | 10:10 WIB
Korban saat dievakuasi petugas, Minggu (16/8/2026)

Hari Kedua Pencarian, Bocah 11 Tahun yang Tenggelam di Air Tawar Barat Ditemukan Meninggal

Minggu, 16 Agu 2026 | 13:10 WIB
Tim gabungan melakukan pencarian, Sabtu (15/8/2026)

Tim SAR Gabungan Cari Pelajar 11 Tahun yang Hilang Tenggelam di Air Tawar Barat

Sabtu, 15 Agu 2026 | 17:05 WIB

Pohon Kuini Lapuk Tumbang Timpa Rumah Warga di Kapalo Koto Pauh

Rabu, 12 Agu 2026 | 18:30 WIB
Selanjutnya

Wako Pariaman Audiensi dengan Dirjen GTKPG Terkait Kompetensi dan Kesejahteraan Guru

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara