Rabu, 23 Sep 2026 - 00:25 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home Ekonomi

Dekan Unand Saran Jangan Cabut Subsidi untuk Tekan Inflasi Sumbar

Perlu intervensi pemerintah untuk mengendalikan inflasi.

Andika
Selasa, 30 Agu 2022 | 08:44 WIB
Dekan FE Unand, Efa Yonnedi.

Dekan FE Unand, Efa Yonnedi.

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF — Inflasi di Sumbar pada Juli 2022 tercatat 8,01%. Angka ini jauh lebih tinggi dari nasional yang hanya 4,94%.

Dekan FE dan Bisnis Unand, Efa Yonnedi, mengatakan, inflasi ini harus dikendalikan. Perlu intervensi pemerintah untuk mengendalikan inflasi.

“Saya memberi saran yang tidak populer. Jangan cabut subsidi,” ujar Efa dalam dialog khusus di Padang, Senin (29/8).

Ia mengatakan pasca pandemi Covid-19, ekonomi masyarakat belum benar-benar pulih. Masih banyak tekanan di ekonomi masyarakat.

“Dalam jangka pendek, APBN atau APBD sebaiknya digunakan untuk mengendalikan inflasi ini,” ujarnya.

APBN atau APBD, sebutnya, memiliki 3 fungsi. Salah satu fungsinya adalah menstabilisasi perekonomian. Fungsi ini dilakukan pemerintah dengan kebijakan.

Kebijakan tersebut adalah subsidi pemerintah. Tanpa intervensi pemerintah, ia khawatif inflasi akan semakin tinggi.

Jangan cabut subsidi BBM

Efa juga berharap pemerintah tak mencabut subsidi BBM. Jika ini terjadi, dampak buruk terhadap ekonomi masyarakat jauh lebih dalam.

Masyarakat belum benar-benar pulih dari Covid-19. Jika subsidi BBM dicabut, efeknya akan kemana-mana. Dampaknya, inflasi bukannya terkendali, tapi malah akan lebih tinggi.

Sebab, bisa dipastikan, jika subsidi BBM dicabut, semua harga pokok akan naik. Resikonya, kalau inflasi tinggi, suku bunga akan meningkat.

“Akses UMKM terhadap kredit akan terhambat. Dan jelas, dunia usaha akan tumbuh negatif,” ujarnya.

Efa melihat juga dari sisi pemerintah yang mengatakan subsidi dicabut karena tekanan terhadap APBN. APBN akan semakin besar defisitnya.

Baca Juga

Inflasi Sumbar Menurun Didorong Meredanya Tekanan Pangan di Juli 2026

Kamis, 6 Agu 2026 | 18:00 WIB

Inflasi Sumbar Terjaga dan Berada di Bawah Realisasi Inflasi Nasional

Kamis, 7 Mei 2026 | 16:48 WIB

Tapi, banyak cara lain yang bisa dilakukan. “Saya mengusulkan tunda dulu belanja-belanja pemerintah yang tidak penting,” ujarnya.

Pemerintah perlu juga melakukan review terhadap belanja negara yang tidak dirasakan manfaatnya.

Dana desa

Pemerintah punya program dana desa yang menyasar warga di tingkat paling rendah. Tapi, Efa melihat dana desa perlu diperbaiki tata kelolanya berdasarkan penerapan good governance.

Unand sebutnya memiliki penelitian terhadap dana desa. Terlihat bahwa belum tampak manfaat langsung dana desa ke ekonomi masyarakat.

Ia menyarankan dana desa perlu matang dari sisi perencanaan. Harus dianggarkan berdasarkan kebutuhan dan memberikan multiplayer effect.

“Artinya, prinsip dana desa harus efektif dan ekonomis,” ujarnya. Pada akhirnya, tujuan dana desa adalah mengurangi kemiskinan dan meningkatkan indeks pembangunan manusia di desa itu. (*)

Tags: inflasi sumbar

Berita Lainnya

Inflasi Sumbar Menurun Didorong Meredanya Tekanan Pangan di Juli 2026

Kamis, 6 Agu 2026 | 18:00 WIB

Inflasi Sumbar Terjaga dan Berada di Bawah Realisasi Inflasi Nasional

Kamis, 7 Mei 2026 | 16:48 WIB
Cabai Keriting (Klikpositif/Katasumbar)

GPM dan Operasi Pasar Efektif, Inflasi Sumbar Hanya 0,04 Persen

Jumat, 3 Apr 2026 | 19:38 WIB
Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumbar Mohamad Abdul Majid Ikram

BI Sebut Realisasi Inflasi Sumbar Februari Lebih Rendah Dibandingkan Nasional

Rabu, 4 Mar 2026 | 16:17 WIB
Selanjutnya
tenaga honorer solok selatan

Tenaga Honorer Solok Selatan Datangi Kantor Bupati, Ini Tuntutannya

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara