Senin, 31 Agu 2026 - 22:55 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

Cerita Muncak Buru Babi di Inhu, Peserta Didominasi Perantau Minang

Haswandi
Senin, 11 Jul 2022 | 10:01 WIB
muncak buru babi di inhu

Ilustrasi buru babi (Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Muncak Buru Babi di Inhu menceritakan terkait aktivitas buru babi di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Provinsi Riau yang telah berlangsung lama.

Tidak tahu pasti kapan aktivitas buru babi mulai ada di Inhu. Namun sejak tahun 80-an, aktivitas buru babi itu telah ada.

Menurut Muncak Buru Babi di Inhu, Ntong alias Untong, aktivitas buru babi di Inhu awalnya diperkenalkan oleh Perantau Minang yang ada di Inhu.

Dulunya, hampir setiap pekan selalu ada kegiatan buru babi dengan lokasi yang berbeda-beda. Perantau Minang mendominasi peserta buru babi waktu itu.

“Saya sudah ikut buru babi semenjak tahun 89, saat berumur 17 tahun. Memang waktu itu Perantau Minang mendominasi,” ujar Ntong.

Menurutnya, waktu itu hanya beberapa orang saja warga lokal yang tertarik dengan aktivitas buru babi. Bahkan sampai sekarang tidak banyak warga lokal yang suka buru babi.

Ini dapat terlihat dari jumlah anggota Persatuan Olahraga Buru Babi Indonesia (PORBBI) Inhu yang memang hanya sedikit berasal dari warga asli lokal.

“Jumlah anggota PORBBI Inhu sekarang sekitar 200-an orang. Namun dari jumlah itu hanya sekitar 20-an orang warga asli lokal,” ungkap Ntong.

Ntong mengaku lebih senang mengikuti berburu babi dengan orang Minang, karena menurutnya orang Minang memiliki anjing pemburu yang terlatih.

“Anjing pemburunya sangat terlatih. Mereka tahu bagaimana cara merawat anjing dengan baik. Bahkan anjing pemburunya juga ada yang di sekolahkan,” tutur Ntong.

Aktivitas Buru Babi di Inhu

Ntong yang merupakan salah seorang Muncak Buru Babi di Inhu ini juga mengungkapkan jika babi hutan di Inhu saat ini tidak sebanyak dulu.

Menurutnya, dulu para pemburu babi dari berbagai daerah sangat suka berburu babi di kawasan Inhu, karena selalu banyak mendapat babi buruan.

Namun saat ini kondisinya sudah berbeda, karena tidak banyak lagi babi hutan yang menjadi buruan.

Ntong tidak mengetahui pasti apa penyebab hal tersebut. Namun Ia menyebut, babi hutan mulai menghilang di Inhu semenjak munculnya virus babi yang membuat banyak babi mengalami mati massal.

Hal itu tidak hanya terjadi di kawasan Inhu saja, namun juga terjadi di berbagai daerah lainnya di Indonesia.

Baca Juga

Bank Nagari Jalin Kerjasama dengan IKM dan UMKM Riau

Senin, 22 Jun 2026 | 14:20 WIB
Ilustrasi uang

Bank Nagari Ngegas Ajak Publik Cerdas Kelola Keuangan dan Melek Investasi di Riau

Jumat, 24 Okt 2025 | 18:31 WIB

“Semenjak ada kasus babi mati massal sekitar tahun 2021, kini populasi babi hutan di Inhu tidak banyak lagi,” ungkapnya.

Mengenal Istilah Muncak

Aktivitas buru babi merupakan suatu hobi atau kegiatan masyarakat dan bukan sebagai mata pencaharian.

Muncak dalam aktivitas buru babi lebih diposisikan sebagai seorang pemimpin. Setiap aktivitas buru babi selalu ada Muncak.

Bisa dikatakan bahwa tidak ada suatu aktivitas buru babi yang dilakukan tanpa ada Muncak.

Fungsi Muncak adalah orang yang bertugas masuk hutan dan semak belukar untuk mencari dan menemukan babi.

Tags: Berburu Babi InhuBuru BabiBuru Babi di InhuBuru Babi InhuIndragiri HuluInhuMuncak Buru Babi di InhuRiau

Berita Lainnya

Bank Nagari Jalin Kerjasama dengan IKM dan UMKM Riau

Senin, 22 Jun 2026 | 14:20 WIB
Ilustrasi uang

Bank Nagari Ngegas Ajak Publik Cerdas Kelola Keuangan dan Melek Investasi di Riau

Jumat, 24 Okt 2025 | 18:31 WIB

Seekor Bayi Orang Utan Sumatera Lahir di Kasang Kulim

Jumat, 23 Mei 2025 | 10:28 WIB

10 Daerah di Riau Tetapkan Status Siaga Karhutla

Selasa, 29 Apr 2025 | 12:38 WIB
Selanjutnya
Andre Rosiade Silahturahmi

Naik Haji, Andre Rosiade jaga Silaturahmi dengan Tokoh-tokoh Bangsa

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara