Sabtu, 07 Nov 2026 - 12:21 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Nasional

Cerita Guru SMPN 5 Padang Panjang Belajar Sebulan di Arab Saudi

Mereka akan merasakan perbedaan budaya dan kebiasan yang begitu signifikan dari yang pernah ditemui biasanya.

Fitria Marlina
Rabu, 3 Mei 2023 | 17:10 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

PADANG PANJANG, KLIKPOSITIF – Bekerja ke luar negeri memang memiliki pengalaman baru tersendiri bagi setiap orang. Mereka akan merasakan perbedaan budaya dan kebiasan yang begitu signifikan dari yang pernah ditemui biasanya.

Seperti hal yang dirasakan guru SMPN 5 Padang Panjang, Endar Madesa, M.Pd yang berhasil lolos dalam program mengajar di Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN), ke Kota Riyadh, Arab Saudi bulan lalu.

Setelah menetap selama sebulan lebih di Riyadh, Endar mengungkapkan begitu banyaknya perbedaan yang dirasakan. Khususnya dari segi lingkungan dan budaya yang sebelumnya tidak pernah ditemui selama di Indonesia khususnya di Kota Padang Panjang.

“Di hari kedua setelah sampai di sana kita langsung kerja. Normalnya off dulu tiga hari. Dikarenakan mendesaknya kebutuhan tenaga untuk akreditasi sekolah, saya sudah langsung ngajar dan divisitasi asesor pusat akreditasi,” katanya dilansir dari laman Facebook Kominfo Padang Panjang, Selasa (2/5).

Endar menyebutkan, karena datang disaat bulan suci Ramadan, hampir setiap hari ada undangan berbuka. Baik kegiatan sekolah, keluarga guru dan bahkan juga dirinya sempat mencoba berbuka di masjid-masjid dan bertemu dengan masyarakat yang multi etnis.

“Di sini saya langsung dapat pengalaman di kota yang sangat maju dan tertata. Bahkan di luar ekspektasi, seperti contohnya lingkungan kota hijau banyak taman dan tumbuhan, kemudian pengalaman dengan aturan dan penegakan disiplin yang sangat ketat, di mana untuk mendapatkan kartu telpon saja harus melewati beberapa tahapan prosedur,” sebutnya.

Kartu tersebut lanjutnya juga terintegrasi dengan semua data diri dan aplikasi yang diperlukan untuk buka rekening bank, sewa rumah, pengurusan SIM, transaksi online serta daftar umrah dan haji dan berbagai hal lainnya.

Sampai saat ini, Endar mengatakan, dirinya masih tinggal di rumah atase pendidikan dan budaya Indonesia karena pengurusan dokumen izin tinggal dan hal lainnya masih dalam proses.

“Baru kemarin (Senin) setelah satu bulan lebih baru bisa aktif iqomah (ID tinggal di sini) dan bisa daftar absheer yang meruapakan syarat mutlak untuk izin dan pengurusan lainnya,” katanya.

Selain mengajar, Endar yang akan mengabdi untuk anak-anak Indonesia yang ada di Riyadh selama tiga tahun ke depan, juga ditugaskan membantu tim humas sekolah. Serta membina ekskul untuk olimpiade matematika SD, lomba karya tulis, dan juga sebagai kepala labor komputer.

“Di sini kita mengajar dibedakan tingkat SMP dan SMA serta untuk mapel yang berbeda-beda juga. Karena memang dari awal kami diharapkan siap dengan kondisi demikian,” ucapnya.

Selama sebulan di Riyadh, Endar juga mendapatkan kesempatan umrah gratis dari PPMI (Persatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia). Bahkan di akhir Ramadan dirinya sempat dua kali menunaikan ibadah umrah pada kesempatan tersebut

Baca Juga

Hiburan Rakyat Penutup Festival Literasi, Apresiasi untuk Peserta dan Masyarakat Padang Panjang

Sabtu, 31 Okt 2026 | 23:40 WIB

Antusiasme Masyarakat Padang Panjang Tak Surut hingga Hari Terakhir Festival Literasi

Sabtu, 31 Okt 2026 | 12:11 WIB

“Kegiatan saya selama di sini selain di sela-sela kegiatan rutin itu, saya juga mencoba berbagai kuliner dan tempat-tempat wisata yang di sini semuanya indah dan menakjubkan. Ini merupakan pengalaman yang berharga sekali bagi saya pribadi bisa merasakan hidup di negeri orang,” tutupnya.

Penulis: Heri

Tags: Padangpanjang

Berita Lainnya

Hiburan Rakyat Penutup Festival Literasi, Apresiasi untuk Peserta dan Masyarakat Padang Panjang

Sabtu, 31 Okt 2026 | 23:40 WIB

Antusiasme Masyarakat Padang Panjang Tak Surut hingga Hari Terakhir Festival Literasi

Sabtu, 31 Okt 2026 | 12:11 WIB

Lomba Mewarnai, 40 Anak TK Meriahkan Hari Kedua Festival Literasi Padang Panjang

Jumat, 30 Okt 2026 | 16:52 WIB

Tol Bukittinggi–Sicincin Diharapkan Jadi Pengungkit Ekonomi Padang Panjang, Pemko Minta Dampak terhadap Pertanian Diperhatikan

Rabu, 28 Okt 2026 | 17:43 WIB
Selanjutnya

Pak Khai, Dosen UNP yang Komit dalam Menjalankan Pengabdian Masyarakat

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara