Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:41 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News

Cegah Galodo, Kadis ESDM Sumbar Tekankan Pentingnya Susur Sungai

Kiki Julnasri
Sabtu, 26 Sep 2026 | 19:10 WIB
Proses penanganan material banjir bandang di Arosuka Solok

Proses penanganan material banjir bandang di Arosuka Solok

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF- Bencana galodo yang kembali terjadi di Arosuka, Kabupaten Solok, pada Senin (20/9/2026) malam, menjadi pengingat pentingnya penguatan mitigasi bencana banjir bandang di Sumatera Barat.

Salah satu langkah yang dinilai penting adalah melakukan susur sungai dari wilayah hilir menuju hulu untuk mengetahui kondisi aliran sungai serta potensi hambatan yang dapat memicu gangguan aliran air.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sumatera Barat, Helmi Heriyanto, menjelaskan bahwa susur sungai dapat dilakukan sebagai bagian dari upaya mitigasi untuk mengenali kondisi aliran sungai dan kawasan hulu.

“Banjir bandang terjadi disebabkan terlepasnya genangan aliran sungai yang terhalang atau tersumbat secara tiba-tiba. Terjadi ketika curah hujan yang tinggi di daerah hulu,” ungkapnya kepada Katasumbar, Jumat (25/9/2026).

Menurutnya, susur sungai dilakukan dengan menyusuri aliran dari daerah hilir yang berpotensi terdampak menuju kawasan hulu. Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk melihat apakah aliran sungai berjalan lancar atau terdapat material yang menghambat maupun menyumbat aliran.

Banjir bandang atau galodo dapat datang secara tiba-tiba dengan debit air yang meningkat dalam waktu singkat. Aliran tersebut juga dapat membawa material seperti kayu, tanah, lumpur dan batu.

Kondisi di kawasan hulu menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan, terutama ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Material yang terbawa aliran maupun hambatan pada badan sungai dapat meningkatkan potensi gangguan terhadap aliran air.

“Dalam konteks mitigasi potensi banjir bandang, susur sungai merupakan kegiatan menyusuri sungai dari hilir (daerah potensi terdampak banjir) menuju hulu,” katanya.

Sumatera Barat sebelumnya juga beberapa kali dilanda bencana hidrometeorologi. Diantaranya pada 7 dan 8 Maret 2024, dampak cukup parah terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan dan Kabupaten Padang Pariaman.

Selain itu, banjir lahar dingin pascaerupsi Gunung Marapi juga berdampak terhadap sejumlah wilayah di Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Agam.

Seiring itu, menurutnya, hal yang serupa juga terulang di Arosuka, Kabupaten Solok, korban materi hingga jiwa terjadi akibat Galodo yang terjadi.

Karena itu, lanjutnya, pemantauan sungai perlu dilakukan secara berkala, khususnya pada daerah yang memiliki riwayat banjir bandang maupun berada di kawasan dengan potensi ancaman hidrometeorologi.

Baca Juga

Korban Kedua Galodo Solok Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Resmi Berakhir

Jumat, 25 Sep 2026 | 13:41 WIB

Petunjuk Baru Pencarian Korban Galodo Solok, K9 Temukan Dompet dan Barang Pribadi Korban

Kamis, 24 Sep 2026 | 20:00 WIB

Perkembangan teknologi juga memungkinkan kegiatan pemantauan dilakukan menggunakan drone. Teknologi tersebut dapat membantu melihat kondisi sungai dan kawasan hulu dari udara sehingga pemantauan dapat dilakukan lebih luas dan efisien.

“Susur sungai sangat penting dan strategis sebagai upaya mitigasi potensi bencana banjir bandang (air bah/galodo). Jika susur sungai dilakukan bencana banjir bandang seperti di Kab. Pessel dan Kab. Padang Pariaman serta banjir lahar dingin erupsi Gn. Marapi tentu dapat dimitigasi. Dengan teknologi drone saat ini susur sungai sangat mungkin dilakukan tanpa harus memobilisasi komunitas,” terangnya.

Susur sungai bukan berarti dapat menghilangkan sepenuhnya risiko terjadinya banjir bandang. Namun, kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari sistem mitigasi untuk mendeteksi lebih awal potensi hambatan maupun perubahan kondisi di sepanjang aliran sungai.

Dengan pemantauan dari hilir hingga hulu, informasi mengenai kondisi sungai dapat menjadi dasar untuk menentukan langkah pencegahan sebelum potensi bahaya berkembang menjadi bencana yang berdampak terhadap masyarakat.

Tags: 2 Orang Masih Hilang Akibat Galodo di Arosuka SolokDinas ESDM SumbarESDM SumbarGalodo Terjang Arosuka Solok

Berita Lainnya

Korban Kedua Galodo Solok Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Resmi Berakhir

Jumat, 25 Sep 2026 | 13:41 WIB

Petunjuk Baru Pencarian Korban Galodo Solok, K9 Temukan Dompet dan Barang Pribadi Korban

Kamis, 24 Sep 2026 | 20:00 WIB
Kepala Kemenag Sumbar, Mustafa bersama jajaran pejabat Utama di Kemenag Sumbar (ist)

Empat Masjid dan Musala Terdampak Galodo Arosuka Solok, Kemenag Sumbar Siapkan Bantuan

Kamis, 24 Sep 2026 | 12:23 WIB
Proses penanganan material banjir bandang di Arosuka Solok

Solok Diterjang Banjir Bandang, BPBD Padang Turunkan Personel Bantu Evakuasi

Rabu, 23 Sep 2026 | 12:00 WIB
Selanjutnya
Semen Padang Fc

Gol Cepat Spasojevic dan M. Rahmat Bawa Semen Padang FC Menang Lawan PSGC Ciamis

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara