SOLOK, KLIKPOSITIF — Perum BULOG Kantor Cabang Solok menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di kawasan Pasar Raya Solok. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya BULOG dalam menjaga ketersediaan sekaligus keterjangkauan pangan bagi masyarakat.
Kepala Perum BULOG Kantor Wilayah Sumatera Barat (Sumbar) R. Darma Wijaya, mengatakan, GPM menjadi salah satu langkah intervensi BULOG untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga stabilitas pasokan di tingkat konsumen.
“Kegiatan tersebut juga sejalan dengan langkah BULOG yang sebelumnya melakukan pemantauan langsung di Pasar Raya Solok untuk memastikan ketersediaan pasokan dan kondisi harga pangan,” katanya, Rabu, 9 September 2026.
Ia mengatakan, dalam kegiatan yang berlangsung di kawasan Taman Kota Solok tersebut, masyarakat dapat memperoleh sejumlah kebutuhan pangan melalui layanan pangan murah yang disediakan BULOG. Antusiasme masyarakat terlihat dari warga yang mendatangi mobil layanan pangan untuk membeli kebutuhan pokok.
Pada 5 September 2026, BULOG Kantor Cabang Solok mencatat stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) mencapai 1.262 ton yang tersebar di jaringan pergudangan pada tujuh kabupaten/kota wilayah kerja BULOG Cabang Solok. Sementara itu, realisasi penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) hingga 4 September 2026 telah mencapai sekitar 2.359 ton.
Pemimpin Cabang BULOG Solok, Hendra Kurniawan, sebelumnya juga turun langsung ke Pasar Raya Solok untuk memastikan ketersediaan beras sekaligus menyalurkan beras SPHP dan beras premium Befood kepada masyarakat.
Pelaksanaan GPM di Pasar Raya Solok diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, khususnya komoditas beras, sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas pangan di daerah.
Melalui kegiatan pangan murah yang dilakukan secara berkelanjutan, BULOG diharapkan dapat terus memperkuat perannya dalam menjaga ketersediaan stok dan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga yang terjangkau.





