SOLOK, KLIKPOSITIF – Pemimpin BRI Cabang Solok, Riandi Rinaldi Tabrani, melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok, Rabu (26/8/2026). Dalam kunjungan tersebut, Riandi bertemu langsung dengan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok, Dr. H. Dedi Wandra, M.A.
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan serta membangun komunikasi dan sinergi antara BRI Cabang Solok dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok.
Dalam kesempatan tersebut, kedua pihak berdiskusi mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan hubungan kelembagaan serta peluang kolaborasi ke depan. BRI sebagai salah satu lembaga perbankan yang hadir di tengah masyarakat terus berupaya membangun sinergi dengan berbagai instansi dan stakeholder di wilayah kerja.
Pemimpin BRI Cabang Solok, Riandi Rinaldi Tabrani, mengatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya BRI untuk memperkuat komunikasi dan menjalin hubungan yang baik dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Agama Kabupaten Solok.
βKunjungan ini merupakan bagian dari silaturahmi sekaligus upaya kami untuk memperkuat sinergi dengan Kementerian Agama Kabupaten Solok. Kami berharap komunikasi dan hubungan baik yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan sehingga ke depan dapat tercipta kolaborasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat,β ujar Riandi Rinaldi Tabrani.
Menurut Riandi, sinergi dengan berbagai stakeholder merupakan hal penting bagi BRI dalam menjalankan peran sebagai mitra masyarakat dan mendukung berbagai kebutuhan perbankan di wilayah Kabupaten Solok.
βKami sangat terbuka untuk terus berkomunikasi dan berkolaborasi dengan Kementerian Agama Kabupaten Solok. BRI Cabang Solok siap memberikan dukungan melalui layanan perbankan yang dimiliki sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan yang berlaku,β tambahnya.
Kunjungan tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat hubungan kelembagaan antara BRI Cabang Solok dan Kementerian Agama Kabupaten Solok, sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam mendukung kebutuhan masyarakat dan pembangunan daerah.







