PARIAMAN, KLIKPOSITIF- Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Pariaman, telah memberikan 61 Sertifikat BMD ( Barang Milik Daerah) dan 150 Sertipikat PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap).
“Penyerahan tersebut dilakukan pada Senin (13/12) di Balai Kota Pariaman,” ungkap Kepala BPN Kota Pariaman, Meiven Indra, Selasa 14 Desember 2021.
Dia memgatakan, dari target awal di tahun 2021 sebanyak 780 sertipikat yang dikeluarkan oleh Kanwil BPN Sumbar. “Jadi setelah dilakukan revisi, Kota Pariaman mendapat target 150 sertifikat, dan kemarin kita telah mengeluarkan sesuai target, yaitu 150 sertipikat (100 persen) untuk 2 Desa, yaitu Desa Palak Aneh dan Desa Marunggi,” ungkapnya.
Meiven Indra mengatakan, dalam rangka percepatan penerbitan sertifikat tanah, PTSL sebagai program dari bapak Presiden, Joko Widodo dalam Nawa Cita nya, di mana beliau menargetkan untuk tahun 2025 mendatang, semua ruas dan bidang tanah di Indonesia harus sudah terdafdat atau bersertipikat.
“Maka ini menjadi tantangan besar bagi kami di BPN Kota Pariaman, untuk mewujudkan hal tersebut,” ujarnya.
Meiven Indra juga menjelaskan, untuk tahun 2021, BPN Kota Pariaman menargetkan peta bidang tanah sebanyak 1.000 bidang.
“Dan kita telah merealisasikan hal tersebut 100 persen, sedangkan dari target keseluruhan Kota Pariaman sebanyak 42.000 peta bidang tanah, yang baru dipetakan baru 20.983 bidang, atau 43,7 persen. Dan dari 20.983 bidang tanah tersebut, yang telah terbit sertifikat baru 16.665 bidang (34,30 persen),” jelasnya.
Untuk tahun 2022, Kota Pariaman mendapat target dari Kanwil BPN Provinsi Sumatera Barat untuk PTSL ini sebanyak 10.500 bidang tanah, dan untuk penerbitan sertifikat 3.000 bidang tanah.
“Dan hal ini hendaknya dapat dimanfaatkan oleh warga Kota Pariaman, baik dalam pengurusan pemetaan bidang tanah maupun sertipikat tanah,” ujar dia.







