SOLOK, KLIKPOSITIF — Sebagai wujud kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak banjir dan longsor di Sumatera Barat, BPJS Ketenagakerjaan Solok menyalurkan bantuan logistik ke Posko BNPB Kabupaten Solok dan BNPB Kota Solok. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang sedang berada dalam masa tanggap darurat.
Bantuan yang diberikan berupa beras, susu anak-anak, air mineral, mi instan, teh, telur, gula, minyak goreng, serta perlengkapan mandi. Seluruh bantuan ini berasal dari donasi karyawan BPJS Ketenagakerjaan Solok, Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan, serta Yayasan Almaghfirah, sebagai bentuk kepedulian bersama untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Solok, Arief Sabara.
• Di Posko BNPB Kabupaten Solok, bantuan diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Bapak Medison, pada 4 Desember 2025.
• Sementara itu, di Posko BNPB Kota Solok, bantuan diterima oleh Sekretaris Daerah Kota Solok, Bapak Desmon, pada 5 Desember 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Arief Sabara menyampaikan rasa duka dan kepedulian mendalam atas bencana yang menimpa masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya hadir melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan, tetapi juga berkomitmen untuk terlibat dalam aksi sosial kemanusiaan.
“Kami sangat prihatin atas musibah banjir dan longsor yang terjadi di beberapa wilayah Sumatera Barat. Banyak saudara kita yang terdampak dan membutuhkan bantuan segera. Bantuan ini merupakan bentuk solidaritas kami, yang berasal dari donasi seluruh karyawan BPJS Ketenagakerjaan Solok, Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan, serta Yayasan Almaghfirah. Semoga dapat meringankan beban masyarakat,” ujar Arief Sabara.
“Sebagai institusi yang bertugas melindungi para pekerja, kami juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir di tengah masyarakat dalam kondisi apapun, termasuk saat bencana. Kami memastikan bahwa pekerja yang terdampak tetap mendapatkan perlindungan melalui program jaminan sosial yang kami selenggarakan, termasuk Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) maupun Jaminan Kematian (JKM) jika risiko terjadi dalam hubungan pekerjaan,” tambahnya.
Arief Sabara menegaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan Solok akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan baik, serta memonitor kebutuhan lanjutan masyarakat selama masa pemulihan.
Melalui penyaluran bantuan ini, BPJS Ketenagakerjaan Solok berharap dapat memperkuat semangat kebersamaan dan membantu masyarakat bangkit dari kondisi darurat yang mereka hadapi.






