PADANG, KLIKPOSITIF – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mencatat sebanyak 10 bencana alam telah terjadi di Kota Padang selama 2021.
“Kita mencatat ada sepuluh jenis kejadian bencana di Kota Padang terhitung dari Januari hingga Agustus 2021,” kata Kepala BPBD Kota Padang Barlius.
Sepuluh jenis bencana alam tersebut adalah pohon tumbang dengan total kejadian 288 kasus, orang tenggelam/hanyut sebanyak 12 orang, banjir yang terjadi pada 26 lokasi, longsor pada 5 lokasi, angin badai/puting beliung sebanyak 5 lokasi, gempa bumi yang dirasakan ada 8 kali, kekeringan 29 lokasi dan COVID-19 yang masih berlangsung hingga sekarang.
“Yang nihil kejadian adalah kebakaran hutan dan abrasi pantai,” ujarnya.
Menurutnya, bencana yang mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun lalu yakni kasus orang tenggelam atau hanyut.
Tercatat selama 2021 ada 12 kasus orang tenggelam/hanyut yang menyebabkan 11 orang meninggal dunia. Jumlah itu jauh meningkat dibandingkan tahun 2020 lalu yang hanya 3 kasus.
“Kasus orang tenggelam/hanyut terbanyak terjadi di bulan Agustus yakni sebanyak 4 kasus. Kemudian Januari 2 kasus, Februari 1 kasus, Maret 2 kasus, Mei 1 kasus, Juni 1 kasus dan Juli 1 kasus. Sehingga totalnya ada 12 kasus,” ujarnya.
Ia menjelaskan, saat mendapatkan informasi ada kejadian orang tenggelam/hanyut, TRC BPBD Padang langsung terjun ke lokasi untuk melakukan pencarian terhadap korban.
“Kita punya perahu karet dan mesin tempel. Bersama tim dari Basarnas, TNI AL dan instansi terkait lainnya kita bersama-sama melakukan pencarian terhadap korban tenggelam/hanyut,” katanya.
Ia mengimbau agar masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap segala potensi bencana yang mengancam, agar korban jiwa maupun korban luka-luka dalam suatu bencana dapat diminimalisir.







