Solok, Klikpositif – Sejumlah rangkaian kegiatan menarik menyemarakkan hari ke dua Festival Lima Danau di Kabupaten Solok, Sumatra Barat. Mulai dari Biduak Nagote, Offroad Mobil Tua hingga Kontes Ayam Kukuak Balenggek.
Sejak pagi, ribuan pengunjung memadati area Convention Hall Alahan Panjang. Salah satu atraksi yang paling ditunggu yakni Biduek Naga Danau Diateh (Nagote), sebuah pertunjukan kolosal yang memadukan musik tradisional, tari, dan simbol-simbol kearifan lokal.
Atraksi Biduak Nagote dikenal sebagai panggung ekspresi budaya masyarakat sekitar lima danau, Singkarak, Diatas, Dibawah, Talang, dan Tuo. Event F5D Setiap tahun berupaya menghadirkan inovasi tanpa meninggalkan akar tradisi.
Di Arosuka, deru mesin menggema dari lintasan Offroad mobil tua yang menjajal rute touring dari tugu ayam menuju Danau Talang, Danau Diateh dan Danau Dibawah. Puluhan peserta disuguhkan rute menantang yang melintasi pesona alam Kabupaten Solok yang indah.
Iring-iringan mobil tua menjadi saya tarik tersendiri bagi masyarakat. Offroad mobil tua juga memberikan pengalaman berbeda bagi peserta yang datang dari berbagai daerah. Alam Kabupaten Solok memanjakan mata setiap peserta.
Di tempat terpisah, juga disuguhkan Kontes Ayam Kukuak Balenggek, plasma nutfah khas Kabupaten Solok. Kokok ayam dengan beragam tingkatan menjadi ciri khas dari Ayam Kukuak Balenggek, dan tak ada di daerah lainnya, ikonik Kabupaten Solok.
Bupati Solok, Jon Firman Pandu menyebut, Festival Lima Danau tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi momentum strategis dalam membangun sinergi antara budaya, olahraga, dan pariwisata.
Kombinasi antara Atraksi Biduak Nagote yang sarat nilai budaya dan Offroad Mobil Tua dan Kontes Ayam Kukuek Balenggek menunjukkan wajah Kabupaten Solok yang dinamis, daerah yang berupaya menjaga warisan leluhur sambil membuka diri terhadap potensi wisata modern.
“Tentunya, sasaran kita, ekonomi masyarakat Kabupaten Solok meningkat selama Festival, begitu juga sesudahnya. Festival ini hanya sebagai pemantik agar kunjungan wisata ke Kabupaten Solok semakin meningkat,” ujar Jon Pandu.






