PADANG, KLIKPOSITIF — Perwakilan Bank Indonesia Sumbar resmikan 3 pasar siap QRIS di Pasar Raya Padang, Jumat (23/4/2022).
Pasar siap QRIS tersebut yakni Pasar Raya Padang, Pasar Siteba dan Pasar Lubuk Buaya. Selain peresmian tersebut, juga dilakukan penyerahan program sosial Bank Indonesia dalam rangka implementasi QRIS.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumbar Wahyu Purnama A mengatakan, Bank Indonesia selain sebagai otoritas Moneter, juga sebagai Otoritas Sistem Pembayaran terus mengembangkan sistem pembayaran non tunai.
Pengembangan tersebut, dilakukan terhadap berbagai aspek seperti ketentuan dan inovasi sistem pembayaran dalam mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan digital.
Dari segi perkembangan inovasi teknologi digital, pergeseran dari transaksi tunai ke transaksi non tunai bahkan ke aktivitas transaksi berbasis mobile atau digital kini menjadi hal yang biasa bagi masyarakat. Bank Indonesia senantiasa melakukan pengawasan serta evaluasi atas kredibilitas dari setiap inovasi di bidang sistem pembayaran yang berada di Indonesia.
Hal ini menjadi concern Bank Indonesia karena pentingnya untuk menjaga kepercayaan dan perlindungan hal konsumen dalam era digitalisasi merupakan salah satu kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Selain itu, berbagai inovasi seyogyanya mudah dipahami masyarakat, bukan menimbulkan kebimbangan atau kekhawatiran.
Transaksi ekonomi dan keuangan digital berkembang pesat seiring dengan perluasan dan kemudahan sistem pembayaran digital, serta akselerasi digital banking.
Pada Februari 2022, nilai transaksi uang elektronik (UE) tumbuh 41,35% (yoy) mencapai Rp27,1 triliun dan nilai transaksi digital banking meningkat 46,53% (yoy) menjadi Rp3.732,8 triliun.
Peningkatan digital banking diperkuat perluasan QRIS yang mencapai sebanyak 16,4 juta merchant se-Indonesia, sementara di Sumatera Barat tercatat 257.613 merchant pada Maret 2022.
“Serta digital payment yang sebanyak 14,9 juta pengguna se-Indonesia, sementara di Sumatera Barat sebanyak 109.666 pengguna (data periode Januari 2022),” katanya.
Guna mendukung perkembangan ekonomi, penggunaan pembayaran digital dan mendorong konsumsi masyarakat, Bank Indonesia melanjutkan implementasi program S.I.A.P (Sehat, Inovatif, dan Aman Pakai) QRIS untuk mendukung pencapaian 15 juta pengguna baru QRIS pada 2022.
Penggunaan QRIS dalam berbagai transaksi di Pasar dapat memudahkan pedagang dan konsumen dalam bertransaksi dan meningkatkan peran pasar dan pedagangnya dalam mendukung perekonomian. Manfaat lainnya yang dapat dirasakan oleh pedagang antara lain:
-Menerima pembayaran secara higienis
Transaksi tercatat dan langsung masuk rekening
-Tidak perlu uang kembalian & bebas risiko pencurian dan uang palsu
Pengelolaan keuangan lebih tertata
Murah dan bebas biaya bagi usaha mikro
Untuk itu Bank Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia menginisiasi program Pasar Rakyat dan Pusat Perbelanjaan Sehat, Inovatif dan Aman Pakai QRIS (S.I.A.P QRIS) di seluruh Indonesia seperti yang saat ini kita lakukan dengan mengimplementasikan kanal pembayaran QRIS dalam ekosistem Pasar, baik untuk transaksi pada pedagang pasar, pembayaran retribusi pasar, dan yang lainnya. Kami sangat senang melihat perkembangan penggunaan QRIS pedagang hingga lebih dari 50% pedagangnya telah mengimplementasikan penggunaan QRIS sebagai kanal pembayaran utama yang digunakan di pasar.
Dalam mengimplementasikan program S.I.A.P QRIS adalah dengan cara scan QRIS menggunakan aplikasi digital payment pada handphone, jaringan internet menjadi pendukung utama. Oleh karena itu, dalam rangka menyukseskan implementasi program Pasar S.I.A.P QRIS, bersama dengan ini kami menyalurkan Program Sosial Bank Indonesia kepada asosiasi Pasar Raya, Pasar Siteba, dan Pasar Lubuk Buaya berupa penguat jaringan komunikasi (wi-fi), sarana prasarana pendukung dan media publikasi untuk dimanfaatkan di pasar. Kami harap hal tersebut dapat dioptimalkan dengan baik untuk mendukung pelaksanaan transaksi di pasar dan mendorong perekonomian di pasar Rakyat khususnya Pasar Raya, Pasar Siteba, dan Pasar Lubuk Buaya Kota Padang.
“Kami berterima kasih kepada berbagai pihak yang mendukung terwujudnya program ini, kepada Pak Walikota, Pak Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, segenap jajaran Pemerintah Kota Padang, Forkopimda Kota Padang, asosiasi pedagang beserta pedagang serta khususnya Bank Nagari dengan segala dukungannya dalam rangka pelaksanaan program S.I.A.P QRIS di Pasar Raya, Pasar Siteba, dan Pasar Lubuk Buaya dengan sosialisasi, onboarding QRIS pada para pedagang hingga teknis pelaksanaan kegiatan kali ini,” kata dia.
“Program yang baik ini akan semakin kami perluas dan dapat meningkatkan kapabilitas dari setiap pedagang di Pasar Rakyat sehingga semakin mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Sumatera Barat. Urang awak pakai QRIS!,” tuturnya.






