KLIKPOSITIF – Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt Bandaro Rajo mengatakan, tahun ini jalan yang rusak bertahun-tahun di 3 daerah kabupaten itu akan dieperbaikai.
Perbaikan akan menggunakan anggaran bersumber dari DAK Reguler Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tahun Anggaran 2022.
“Pembiayaan sekitar Rp 16,65 miliar,” kata Safaruddin.
Ia menambahkan, perbaikan itu untuk akses warga di Kecamatan Suliki, Gunuang Omeh dan Bukik Barisan.
Perbaikan terutama di ruas jalan Tanjung Bungo-Baruah Gunung-Simpang Sungai Dadok (Tugu Monas PDRI).
Serta ruas jalan Simpang Mangkirai – Mangkirai, bakal menikmati jalan berkonstruksi aspal beton.
“Untuk ruas jalan Tanjung Bungo-Baruah Gunung-Simpang Sungai Dadok (Tugu Monas PDRI) akan dikerjakan sepanjang tujuh kilometer,” ujarnya.
Kemudian, ruas jalan Simpang Mangkirai – Mangkirai sepanjang 700 meter.
Safaruddin Dt Bandaro Rajo juga sudah terjun langsung mengecek lokasi pelaksanaan di dua ruas ruas jalan di Kecamatan Gunung Omeh dan Bukik Barisan.
“Perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan merupakan prioritas daerah, sebagaimana yang kami janjikan,” katanya.
Sumber pembiayaan
Pelaksana Tugas (Plt) Kadis PUPR Rizal Hanif mengungkapkan sumber pembiayaan Rp 16,65 miliar berasal dari DAK Reguler Kementerian PUPR.
Komposisi pembiayaannya, Rp 15,5 miliar untuk ruas Tanjung Bungo-Baruah Gunung-Simpang Sungai Dodok dan Rp1,15 miliar untuk ruas jalan Simpang Mangkirai-Mangkirai.
Plt. Kadis PUPR mengatakan proses pengadaan barang dan jasa untuk penunjukan pelaksanaan pekerjaan hampir final.
“Sepuluh hari ke depan, proses penetapan pelaksana pekerjaan akan tuntas, karena sumbernya DAK Reguler Kemen PUPR, kita juga kerja keras agar skedulnya sesuai jadwal,” jelasnya.
Alokasi peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan senilai total Rp 16,65 miliar adalah terbesar dalam sejarah pada skema DAK Reguler Kemen PUPR untuk Kabupaten Limapuluh Kota.







