KLIKPOSITIF – Pada hari terakhir Ramadhan, tentara Israel meningkatkan kampanye penangkapan dan penggerebekan terhadap warga Palestina di Tepi Barat.
Mereka menahan 12 warga Palestina dari desa Qarawat Bani Hassan, kamp pengungsi Jalazun, Merka, Sanur, kota Salem, dan kamp pengungsi Balata di Nablus.
Terjadi bentrokan antara pemuda Palestina dan angkatan bersenjata Israel, dengan lima pemuda menderita luka tembak.
Seorang juru bicara Israel mengatakan tentara dan dinas keamanan Shin Bet melakukan survei teknis terhadap rumah para pelaku serangan yang mengakibatkan terbunuhnya seorang penjaga keamanan Israel.
Pada hari Sabtu, tentara Israel mengumumkan penangkapan para pelaku serangan pada sebuah rumah di kota Qarawat Bani Hassan dekat Salfit.
Sumber medis mengatakan 18 warga Palestina tewas oleh peluru Israel selama Ramadhan.
Kementerian Luar Negeri Palestina meminta AS untuk menekan Israel untuk menghentikan kebijakan hukuman kolektif terhadap warga Palestina.
Mendesaknya untuk memenuhi kewajibannya dan menghindari standar ganda.
Kementerian mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa keinginan pemerintah AS untuk melakukan upaya untuk menenangkan situasi harus dengan menerjemahkan janjinya.
Terutama posisinya mengenai persamaan hak atas kebebasan, martabat, dan kemakmuran bagi kedua belah pihak.






