Minggu, 26 Jul 2026 - 09:44 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home Life Infotainment

Begini Sejarah Singkat Kodifikasi Al Quran dan Hadis

Begitu wahyu turun, Nabi Saw segera memanggil para Sahabat dan memerintahkan kepada sekretaris Nabi Saw untuk segera mencatat wahyu tersebut dan menghafalnya

redaksi
Selasa, 19 Okt 2021 | 14:29 WIB
.

. (Net)

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Pengumpulan atau kodifikasi Al Quran telah berlangsung sejak zaman Rasulullah Saw. Setiap menerima wahyu, Muhammad Saw selain membacakannya dan mengajarkannya kepada sahabatnya, juga meminta mereka yang pandai baca dan tulis untuk menuliskan ayat-ayat yang diajarkan tersebut.

“Begitu wahyu turun, Nabi Saw segera memanggil para Sahabat dan memerintahkan kepada sekretaris Nabi Saw untuk segera mencatat wahyu tersebut dan menghafalnya. Setelah Rasul wafat, mayoritas Sahabat hafal Al Quran,” terang Sekretaris PP Muhammadiyah Agung Danarto dalam acara yang diselenggarakan Jabatan Mufti Negeri Perlis pada Senin (18/10), dilansir dari laman muhammadiyah.

Pada masa Khalifah Abu Bakar, terjadi peristiwa tragis dalam Perang Yamamah. Saat itu, sebanyak 70 sahabat yang hafal Al Quran gugur. Atas saran dari Umar bin Khattab, Abu Bakar lalu mengumpulkan para penghafal Al Quran dan mulai menyusun proyek Al Quran dalam satu mushaf. Proyek ini disempurnakan oleh Ustman bin Afan dengan menyeragamkan dialeknya, kemudian dikenal dengan Mushaf Utsmani.

“Khalifah Abu Bakar kemudian memerintahkan agar melakukan kodifikasi terhadap lembaran-lembaran Al Quran yang tercecer itu, dan pada masa Utsman diduplikasi sehingga dianggap selesai dalam melakukan kodifikasi,” ungkap Pria kelahiran Kulonprogo, 24 Januari 1968 ini.

Berbeda dengan Al Quran yang telah ditulis pada masa Nabi Saw, hadis lebih banyak dihafal daripada ditulis. Bahkan Nabi Saw pernah melarang sahabat untuk mencatat Hadis karena khawatir akan bercampur dengan ayat-ayat Al Quran. Meski demikian, sejumlah nama sahabat tertentu seperti Ali bin Abi Thalib, Abdullah bin Abbas, Abdullah bin Amr bin As, dan lain-lain, diizinkan menulis Hadis. Karenanya, terang Agung, sahabat yang sering membersamai Rasulullah tidak selalu meriwayatkan banyak hadis.

Baca Juga

Pakar ASPIKOM di AICCON Padang: Teknologi dan AI Tak Boleh Lepas dari Budaya, Agama, serta Kearifan Lokal

Kamis, 23 Jul 2026 | 12:40 WIB

Program TJSL BRI: Bangun Fasilitas Berwudu dan MCK Masjid

Jumat, 5 Jun 2026 | 07:13 WIB

“Walaupun dalam peristiwa yang lain, Nabi Saw juga pernah memerintahkan Sahabat untuk menulis hadis, karenanya tidak semua Sahabat memiliki catatan Hadis, hanya Sahabat tertentu saja seperti Ali bin Abi Thalib, Samurah bin Jundub, Abdullah bin Amr bin Ash, Abdullah bin Abbas, dan lain-lain,” kata dosen Studi Islam di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini.

Sedikitnya Sahabat yang memiliki catatan-catatan Hadis ditambah dengan satu per satu penghafal hadis meninggal dunia, kondisi ini mendorong upaya pemalsuan hadis demi memuluskan berbagai kepentingan merajalela. Memasuki abad ke-2 H, Umar bin Abdul Aziz memerintahkan pembukuan hadis-hadis yang dikuasai para penghafal dan pada abad ke-3 para ulama mulai memilah hadis-hadis sahih dan menyusunnya ke dalam berbagai topik.

Tags: agamaAl Quran dan HadishadisIslamMuhammadyahMuslimSejarah Kodifikasi Al Quran dan Hadis

Berita Lainnya

Pakar ASPIKOM di AICCON Padang: Teknologi dan AI Tak Boleh Lepas dari Budaya, Agama, serta Kearifan Lokal

Kamis, 23 Jul 2026 | 12:40 WIB

Program TJSL BRI: Bangun Fasilitas Berwudu dan MCK Masjid

Jumat, 5 Jun 2026 | 07:13 WIB

Musda Perti dan Perwati, Momentum Memperkuat Sosial Keagamaan

Kamis, 24 Jul 2025 | 19:04 WIB

Tokoh Muda Sumbar Desak Pemerintah Jelaskan Soal Pelarangan Jilbab di Paskibraka

Kamis, 15 Agu 2024 | 10:27 WIB
Selanjutnya
.

PBB Usul Penghapusan Kendaraan dengan Bahan Bakar Fossil Dimajukan

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara