Rabu, 10 Jun 2026 - 10:09 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

Begini Cara Mudah Mengatasi Kematian Ikan di Danau Maninjau

Cara ini bisa menghalangi panas masuk ke dasar sungai

redaksi
Selasa, 5 Des 2017 | 14:52 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

PADANG, KLIKPOSITIF — Tim Rehalibitasi Danau Maninjau dari Univeritas Bung Hatta Padang memaparkan cara mudah untuk mengatasi kematian ikan di Danau Maninjau akibat fenomena up welling atau rollover alias Tuba Belerang.

Cara tersebut dijelaskan oleh ketua Tim Rehalibitasi, Firdaus. Ia mengatakan saat ini keberadaan sendimen sisa pakan ikan, sisa metabolisme ikan keramba dan belerang yang ada di dasar danau merupakan dampak yang luput dari perhatian dan belum diantisipasi.

Menurutnya, ada cara lain yang efektif dan mudah untuk mengatasi naiknya endapan sendimen ke permukaan danau, yang menyebabkan kurangnya kadar oksigen di perairan Danau Maninjau.

“Caranya adalah membuat kebun sayur apung. Cara ini bisa menghalangi panas masuk ke dasar sungai, dan menghentikan endapan naik ke permukaan,” katanya.

Selama ini sebut Firdaus, naiknya sedimen yg lebih panas berpotensi naik ke permukaan akibat densitas yg lebih rendah daripada densitas air di bagian permukaan danau.

“Ketika up welling terjadi, permukaan danau di sekitar Keramba Jaring Apung (KJA) dipenuhi sedimen yg mengambang dan mengusir gas oksigen. Akibatnya, ikan mati karena kehilangan oksigen,” jelas dia.

Baca Juga

Insan BPJS Ketenagakerjaan melakukan Employee Volunteering Bersih-bersih di Taman Danau Maninjau Dalam Rangka Word Cleanup Day

Kamis, 18 Sep 2025 | 15:52 WIB

75 Ton Ikan Keramba Danau Maninjau Mati, Petani Rugi Besar

Senin, 20 Jan 2025 | 13:30 WIB

Selain itu, proses penguraian dan hasil metabolisme ikan juga menghasilkan gas menjadi lebih tinggi sehingga mendorong sedimen naik ke permukaan. “Dengan adanya kebun sayur apung bisa menambah kadar oksigen di permukaan danau,” ujar Firdaus.

Terkait konsep pembuatan kebun, wadah untuk kebun sayur apung bisa dibuat dari anyaman bambu. Sedangkan media tanaman berupa lumpur yg berasal dari sedot sedimen.

“Kebutuhan bambu menggerakkan masyarakat sekitar untuk membudidayakan tanaman bambu. Permintaan anyaman bambu dalam jumlah yang demikian besar memicu lahirnya indistri kreatif,” tuturnya.

Kemudian di sisi lain, keberadaan rumpun-rumpun bambu juga berperan sebagai pemecah angin untuk mencegah peristiwa up welling atau rollover.

“Dengan demikian, solusi atas masalah sedimen tidaklah rumit, justru menjadi berkah yang bisa lebih menggerakkan roda perekonomian masyarakat,” pungkasnya kemudian.(*)

Tags: Danau ManinjauIkan MatiUniversitas Bung Hatta

Berita Lainnya

Insan BPJS Ketenagakerjaan melakukan Employee Volunteering Bersih-bersih di Taman Danau Maninjau Dalam Rangka Word Cleanup Day

Kamis, 18 Sep 2025 | 15:52 WIB

75 Ton Ikan Keramba Danau Maninjau Mati, Petani Rugi Besar

Senin, 20 Jan 2025 | 13:30 WIB

Nelayan Hilang di Danau Maninjau, Tim Sar Kebut Pencarian

Selasa, 10 Des 2024 | 16:49 WIB

Tradisi Rakik-rakik di Maninjau Diusulkan Masuk Kharisma Event Nusantara 2025

Selasa, 8 Okt 2024 | 13:23 WIB
Selanjutnya

Jauhi Kanker Payudara dengan Rajin Mengonsumsi Makanan Ini

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara