Selasa, 01 Sep 2026 - 00:18 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News

Bayi Gajah Sumatera Lahir di Kampar, Bobot 104 Kilogram

Hatta Rizal
Selasa, 5 Nov 2024 | 14:15 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

PEKANBARU, KLIKPOSITIF – Dunia konservasi menyambut kabar gembira dengan kelahiran seekor bayi gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) di Taman Wisata Alam (TWA) Buluh Cina, Kabupaten Kampar, Riau.

Bayi gajah ini lahir pada 4 November 2024 sekitar pukul 01.00 WIB.

Baca Juga

Bank Nagari Jalin Kerjasama dengan IKM dan UMKM Riau

Senin, 22 Jun 2026 | 14:20 WIB
Ilustrasi uang

Bank Nagari Ngegas Ajak Publik Cerdas Kelola Keuangan dan Melek Investasi di Riau

Jumat, 24 Okt 2025 | 18:31 WIB

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Riau, Genman Suhefti Hasibuan, menjelaskan bahwa bayi gajah tersebut merupakan anak dari induk gajah betina bernama Ngatini (24 tahun) dan pejantan Robin (25 tahun).

“Anak gajah ini lahir dengan berat sekitar 104 kg, lingkar dada 112 cm, dan tinggi bahu 83 cm,” kata Genman, Selasa 5 November 2024, dikutip dari mediacenter.riau.go.id.

Dia menyebutkan kondisi bayi gajah sangat sehat dan sudah aktif menyusui. Induknya, Ngatini, juga berada dalam kondisi baik pasca melahirkan.

“Ngatini memiliki latar belakang unik, karena pada 2005 ia berhasil diselamatkan dari konflik di Bencah Kelubi, Tapung,”terangnya.

Ia menjelaskan, bayi gajah tersebut dipindahkan dari Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas ke TWA Buluh Cina pada 2017 untuk meningkatkan keanekaragaman hayati di kawasan tersebut.

Sebagai langkah perawatan, tim medis telah memberikan vitamin dan obat-obatan pendukung bagi Ngatini untuk menjaga kesehatannya.

“Kelahiran bayi gajah ini semakin memperkaya keanekaragaman hayati di TWA Buluh Cina dan menunjukkan keberhasilan upaya konservasi gajah Sumatera di Provinsi Riau,” tutup Genman.

(*)

Tags: BBKSDA RiauGajah SumateraKamparRiauTWA Buluh Cina

Berita Lainnya

Bank Nagari Jalin Kerjasama dengan IKM dan UMKM Riau

Senin, 22 Jun 2026 | 14:20 WIB
Ilustrasi uang

Bank Nagari Ngegas Ajak Publik Cerdas Kelola Keuangan dan Melek Investasi di Riau

Jumat, 24 Okt 2025 | 18:31 WIB

Seekor Bayi Orang Utan Sumatera Lahir di Kasang Kulim

Jumat, 23 Mei 2025 | 10:28 WIB

10 Daerah di Riau Tetapkan Status Siaga Karhutla

Selasa, 29 Apr 2025 | 12:38 WIB
Selanjutnya

Kolaborasi Transportasi Hijau di Jakarta, PLN Layani 7,5 MVA untuk 'Charging Station' Bus Listrik PT Bianglala

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara