Sabtu, 07 Nov 2026 - 10:31 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

Batik Unik, Warga Tanah Datar Ubah Ampas Kopi Jadi Batik

Batik unik dari ampas kopi baru menjadi ide yang menarik. Warga Tanah Datar, Sumbar mengambakan batik uni ini dari sisa-sisa ampas kopi. Ampas ini mereka dapatkan dari sejumlah kafe.

Ramadhani
Jumat, 4 Feb 2022 | 11:49 WIB
Batik unik dari ampas kopi di tanah datar

Batik terbuat dari ampas kopi

Share on FacebookShare on Twitter

TANAHDATAR, KLIKPOSITIF – Batik unik yang terbuat dari ampas kopi bisa menjadi produk bernilai. Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI) Prof. Azril Azahari akan mengembangkan batik ini.

Batik ini terbuat dari ampas kopi di Kabupaten Tanah Datar. “Ampas kopi bisa bermanfaatkan untuk membuat Batik. Tidak ada yang terbuang ketika kita menikmati secangkir kopi,” kata Azril di Batusangkar, Kamis 3 Februari 2022.

Ampas kopi untuk batik unik bersumber dari kafe

Azril mengatakan produksi batik dari ampas kopi ini bisa berskala besar. Dia menjalin kerjasama dengan beberapa kedai kopi di Tanah Datar.

Baca Juga

Farm Field Day Sekolah Lapang Tanaman Kopi di Agam, Dorong Pemulihan Ekonomi Petani Pascabencana

Kamis, 5 Nov 2026 | 12:26 WIB

Field Day Panen Kopi di Paninggahan, Disbuntanhor Sumbar Dorong Penguatan Kelompok Tani Ulu Coffee

Selasa, 3 Nov 2026 | 13:53 WIB

“Kita mengambil ampas di kedai kopi, lalu mengumpulkannya dengan kantong,” tutur Azril. Dia mengatakan batik dari ampas kopi ini terlihat cukup menarik. Aroma kopinya juga sangat terasa.

“Untuk keawetan warna dan aroma pada batik unik ini, mereka melakukan beberapa percobaan. Hingga saat ini uji coba masih berjalan. Misalnya dengan mencuci ampas sebanyak 25 kali dengan berbagai teknik pencucian,” kata putra asli Tanah Datar ini.

Sementara itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra menyampaikan pemerintah daerah akan menindaklanjuti pengembangan kain batik unik dari ampas kopi ini. Harapannya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

Irfan Taufik

Tags: daerahEkonomi KreatifKopiSumbarTanah Datar

Berita Lainnya

Farm Field Day Sekolah Lapang Tanaman Kopi di Agam, Dorong Pemulihan Ekonomi Petani Pascabencana

Kamis, 5 Nov 2026 | 12:26 WIB

Field Day Panen Kopi di Paninggahan, Disbuntanhor Sumbar Dorong Penguatan Kelompok Tani Ulu Coffee

Selasa, 3 Nov 2026 | 13:53 WIB

Pulihkan Ekonomi Pascabencana, Sumbar Perkuat Hilirisasi Kopi Pasaman

Kamis, 29 Okt 2026 | 11:53 WIB

Raih 139 Emas, Kota Solok Peringkat Dua Porprov ke-XVI Sumbar

Kamis, 15 Okt 2026 | 10:27 WIB
Selanjutnya
Ketua DPD RI La NYalla

Ketua DPD RI Hadiri Dzikir Manaqib di Ponpes Al-Qodiri Jember

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara