Rabu, 09 Sep 2026 - 14:49 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home Life Health

Banyak Pasien Stroke Mengalami Komplikasi pada Penyakitnya

Haswandi
Selasa, 30 Agu 2022 | 21:45 WIB
pasien stroke
Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Hasil penelitian menunjukan, sekitar 95 persen atau hampir seluruh pasien stroke mengalami komplikasi pada penyakitnya.

Tak hanya itu, sebanyak 75 persen pasien stroke juga mengalami serangan lebih dari satu kali.

Hasil penelitian ini diungkapkan Dosen Universitas Nasional Jakarta Selatan, Ns Millya Helen S.Kep, M.Kep, Selasa 30 Agustus 2022.

Baca Juga

Yuk Kenali Gejala Awal Stroke Ringan

Kamis, 31 Jul 2025 | 09:09 WIB
Pengurus DPD Gerindra Sumbar menyerahkan bantuan sembako dan uang tunai dari Anggota DPR RI Andre Rosiade kepada Zein Murfi di Belakang Tangsi, Padang Barat.

Andre Rosiade Bantu Penggiling Cabai yang Terserang Stroke

Jumat, 5 Nov 2021 | 10:16 WIB

Menurut Millya Helen, penelitian ini berlangsung di salah satu rumah sakit di Kota Bekasi, Jawa Barat.

Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experiment.

Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menurutnya adalah dengan teknik random ansigment dengan jumlah 20 orang.

Sementara instrumennya adalah kuesioner Skala Stroke National Institues of Health (NHISS) yang telah baku.

Rerata usia kelompok kontrol dan intervensi relatif setara yaitu 64,6 dan 63,8 tahun.

Sementara jenis kelamin pasien stroke lebih besar laki-laki yaitu 60 persen.

Millya Helen menjelaskan, dari analisis data, terdapat pengaruh yang bermakna Nursing Clinical Pathway terhadap proses penyembuhan penyakit stroke non hemoragik pada kelompok intervensi.

Begitu juga pada kelompok kontrol.

“Setelah mendapatkan nursing clinical pathway skor derajat stroke padakelompok intervensi menunjukkan pemulihan yang lebih baik dibandingkan kelompok kontrol,” ujarnya.

Ia menjelaskan, variabel confounding yang berpengaruh terhadap pemulihan penyakit stroke adalah faktor usia.

Rekomendasi Untuk Rumah Sakit

Dari hasil penelitian itu, Millya Helen merekomendasikan bahwa untuk mengambil kebijakan di rumah sakit, agar menyusun dan menetapkan Satuan Operasional Prosedur (SOP) dalam menerapkan Nursing Clinical Pathway bagi pasien Stroke Non Hemoragik selama menjalani perawatan.

Selain SOP juga harus ada Standar Asuhan Keperawatan (SAK) sebagai penuntun dalam melakukan tindakan keperawatan kepada pasien.

Yakni adanya alur pemberian asuhan keperawatan yang terangkum dalam bentuk nursing clinical pathway.

Menurut Millya Hellen, Nursing Clinical Pathway mempermudah pendokumentasian dan komunikasi perawat sehingga mempercepat pelayanan keperawatan sesuai dengan kebutuhan pasien.

“Hal ini secara langsung juga mempercepat proses penyembuhan pasien berkualitas dan dapat meningkatkan mutu pelayanan keperawatan pada pasien stroke,” ulasnya.

Ia berpendapat bahwa penerapan nursing clinical pathway pada penelitian ini merupakan langkah awal dalam menunjukkan bukti bahwa dapat berperan penting untuk perbaikan mutu dan kinerja pelayanan klinis.

Hal ini merupakan salah satu dari pengembangan manajemen kinerja dalam rangka menyusun kerangka tata pengaturan klinis (Clinical Govermance).

Keberhasilan upaya perbaikan pada mikropelayanan keperawatan melalui pengembangan manajemen kinerja ini akan menimbulkan momentum perbaikan pada system pelayanan klinis yang lebih luas.

Demikian juga pada sistem penunjang pelayanan.

Dengan dukungan kebijakan, kepemimpinan dan komitmen, kegiatan perbaikan mutu dapat dipadukan menjadi sistem tata pengaturan klinis yang terintegrasi.

“Perawatan menggunakan clinical pathway untuk pasien dengan stroke secara signifikan lebih efektif untuk memberikan yang lebih baik, komprehensif, dan perawatan yang lebih khusus untuk pasien yang terkena stroke,” tutupnya.

Tags: Pasien Strokestroke

Berita Lainnya

Yuk Kenali Gejala Awal Stroke Ringan

Kamis, 31 Jul 2025 | 09:09 WIB
Pengurus DPD Gerindra Sumbar menyerahkan bantuan sembako dan uang tunai dari Anggota DPR RI Andre Rosiade kepada Zein Murfi di Belakang Tangsi, Padang Barat.

Andre Rosiade Bantu Penggiling Cabai yang Terserang Stroke

Jumat, 5 Nov 2021 | 10:16 WIB
Pengurus DPD Gerindra Sumbar menyerahkan bantuan untuk lansia Asni di Padang Sarai, Kecamatan Kototangah.

Sakit Stroke, Andre Rosiade Bantu Lansia di Padang Sarai

Senin, 18 Okt 2021 | 13:44 WIB
ilustrasi

Alami Gejala-gejala Awal Stroke Ini, Segeralah Ke Dokter

Jumat, 21 Mei 2021 | 01:31 WIB
Selanjutnya

Dikukuhkan Gubernur Mahyeldi, Santri Diniyyah Puteri Jadi Duta Baca Sumbar

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara