KLIKPOSITIF – Bank Nagari Pasar Raya menunjukkan kinerja positif hingga triwulan ketiga 2025. Hingga Agustus, perolehan laba sudah menembus angka Rp35,658 miliar atau lebih dari separuh target tahunan sebesar Rp61,7 miliar.
Pimpinan Bank Nagari Pasar Raya, Hendri Gozari, menyampaikan optimisme bahwa target laba tersebut dapat dicapai sesuai rencana hingga akhir tahun.
โSituasi ekonomi memang sedang tidak terlalu baik, namun dengan berbagai strategi yang dilakukan, kami tetap optimis target kinerja bisa terwujud,โ ujar Hendri, Senin (15/9).
Sampai Agustus 2025, Bank Nagari Pasar Raya berhasil menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp1,109 triliun dari lebih 95 ribu nasabah. DPK tersebut terdiri atas giro Rp314 miliar, tabungan Rp490 miliar, dan deposito Rp306 miliar.
Selain itu, penyaluran kredit juga mengalami pertumbuhan signifikan. Tercatat, realisasi kredit telah mencapai Rp1,292 triliun kepada 9.332 debitur. Bank Nagari Pasar Raya menargetkan angka ini bisa meningkat hingga Rp1,410 triliun pada akhir 2025.
โKomposisi kredit saat ini memang masih didominasi konsumtif dibanding komersil, dengan perbandingan 70:30. Strategi ini kami pilih untuk menjaga kualitas kredit agar tetap sehat,โ jelas Hendri.
Untuk menjaga pertumbuhan, Bank Nagari Pasar Raya terus menawarkan berbagai promo menarik bagi nasabah. Strategi ini diharapkan mampu meningkatkan transaksi sekaligus menjaring nasabah baru.
Bank Nagari juga memanfaatkan potensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang jumlahnya mencapai sekitar 4 ribu orang di Sumatera Barat. Dari jumlah tersebut, 2 ribu di antaranya telah menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan.
โDi Bank Nagari Pasar Raya, saat ini tercatat sebanyak 300 PPPK yang mengajukan kredit dengan nilai mencapai Rp25 miliar. Bermodalkan SK, PPPK bisa meminjam dengan plafon hingga 70 persen dari gaji yang diterima,โ ungkapnya.
Selain itu, Hendri menambahkan bahwa pihaknya melakukan penagihan ekstra terhadap kredit yang tergolong macet agar tidak menjadi hambatan dalam pencapaian target laba.
Saat ini, Bank Nagari Pasar Raya membawahi sembilan kantor cabang pembantu (capem). Tiga di antaranya, yakni Capem Simpang Haru, RS M. Djamil, dan Bandar Buat, memiliki kewenangan penuh. Sementara enam lainnya masih berstatus Capem D atau setara dengan kantor kas yang tidak memiliki kewenangan menyalurkan kredit.
โUntuk kendala sejauh ini tidak ada yang terlalu berat dan masih bisa diatasi dengan langkah-langkah strategis,โ tutup Hendri.
Dengan berbagai strategi tersebut, Bank Nagari Pasar Raya optimis menutup tahun 2025 dengan capaian laba sesuai target, sekaligus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.(*)





