KLIKPOSITIF – Pasukan Israel membunuh tiga gerilyawan Palestina dalam baku tembak di Tepi Barat yang diduduki Sabtu pagi.
Hal ini meningkatkan kekhawatiran eskalasi kekerasan lebih lanjut selama bulan suci Ramadhan.
Media Israel mengatakan empat anggota unit kontra-terorisme polisi dari polisi Israel terluka, salah satunya serius.
Pasukan mendapat kecaman ketika mereka berusaha menangkap tersangka militan di Tepi Barat utara.
Melansir Arabnews, ketegangan meningkat dalam beberapa hari terakhir setelah penyerang Palestina menewaskan 11 warga Israel dalam serangan terpisah.
Sabtu menandai awal Ramadhan, bagi ratusan juta Muslim di seluruh dunia.
Dalam konflik Israel-Palestina, Ramadhan sering menjadi periode peningkatan gesekan dan konfrontasi.
Polisi Israel mengatakan tiga gerilyawan adalah anggota sel yang terlibat dalam serangan baru-baru ini terhadap pasukan Israel.
Dan merencanakan serangan lain yang selama operasi gabungan Sabtu pagi dengan militer dan intelijen.
TV Palestina melaporkan bahwa pasukan Israel menyita mayat para militan.
Menanggapi serangan Palestina baru-baru ini, lebih banyak pasukan Israel dikirim ke Tepi Barat dalam beberapa hari terakhir untuk meningkatkan pencarian, patroli dan serangan penangkapan.
7 Warga Palestina Tewas dalam 3 Hari
Dengan kematian Sabtu, tujuh warga Palestina tewas selama tiga hari, termasuk dua dalam baku tembak Kamis.
Dan satu setelah ia menikam dan melukai seorang Israel pada sebuah bus di Tepi Barat.
Pada hari Jumat, seorang pria Palestina dibunuh oleh pasukan di kota Hebron, Tepi Barat, selama bentrokan yang meletus setelah sholat di masjid.
Militer Israel mengatakan pasukannya menembak seorang Palestina yang melemparkan bom api ke arah mereka.
Beberapa ratus pemukim Yahudi hidup di bawah perlindungan militer yang ketat di jantung Hebron.
Sebuah kota berpenduduk lebih dari 200.000 orang Palestina dan rumah bagi situs suci utama yang disakralkan bagi orang Yahudi dan Muslim.
36 warga terluka
Layanan darurat Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan 36 warga Palestina terluka
Dalam konfrontasi mingguan dengan pasukan Israel di tempat lain di Tepi Barat.
Para pengunjuk rasa sering melemparkan batu dan bom api ke pasukan Israel yang menggunakan gas air mata, peluru karet, dan tembakan langsung.
Tiga puluh tiga dari yang terluka terkena peluru karet dan tiga oleh peluru tajam pada hari Jumat, kata Bulan Sabit Merah.
Di masjid Al-Aqsa di Yerusalem timur, situs tersuci ketiga dalam Islam, pihak berwenang mengatakan lebih dari 30.000 orang menghadiri salat Jumat pada malam Ramadhan.






