PARIAMAN, KLIKPOSITIF– Jelang akhir bulan ini, peristiwa kebakaran terjadi secara berturut-turut di Kota Pariaman.
Perihal itu dipicu akibat musim kemarau melanda kota tersebut.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pariaman, melalui Kasi Damkar, Hendra mengungkapkan pada penghujung Maret ini telah terjadi 4 kali kebakaran, berturut-turut setiap hari.
“Pada 27 Maret terjadi satu peristiwa kebakaran rumah. Lalu pada 28 Maret ada dua peristiwa kebakaran lahan. Hari ini juga terjadi satu kebakaran lahan, dan petugas kami masih di lapangan memadamkan api,” ungkap Hendra, pada KLIKPOSITIF.COM, Kamis 31 Maret 2022.
Hendra mengulas, kebakaran tersebut dipicu akibat cuaca panas di musim kemarau.
“Sudah sebulan musim kemarau terjadi. Ini memicu terjadi kebakaran lahan meskipun pada dasarnya karena human error atau kelalaian warga sendiri,” ulas Hendra.
Untuk itu kata Hendra, Kepala Dinas Damkar Pariaman telah mengeluarkan surat edaran untuk warga agar berhati-hati saat membakar sampah atau membuang puntung rokok.
“Dari beberapa kasus kebakaran lahan baru-baru ini, api kebakaran berasal dari pembakaran sampah. Kronologinya, ketika warga membakar sampah dan tidak diawasi, maka api dihembus angin lalu menjalar ke lahan,” jelas Hendra.
Maka dari itu, kata Hendra lagi, pihaknya berharap kesadaran warga dalam melihat potensi yang bisa membuat terjadinya kebakaran.
Terkait itu semua, Hendra menuturkan, meskipun kebakaran dalam bulan ini tidak menimbulkan korban jiwa namun kerugian materil mencapai puluhan juta.
“Itu harapan kami pada warga. Moga bisa menjadi perhatian. Kita tidak tau, entah sampai kapan kemarau di musim ini,” sebut Kasi Damkar itu.






