PADANG PANJANG, KLIKPOSITIF – Menteri Dalam Negeri (Kemendagri) Tito Karnavian meminta setiap daerah untuk mencermati adanya kecenderungan dengan kenaikan harga beras dan beberapa komoditas pangan kebutuhan masyarakat lainnya agar angka inflasi dapat dikendalikan.
Untuk perkuat koordinasi dan sinergi TPIP dan TPID, TPID Provinsi dan TPID Kabupaten/Kota. Mejalin kerja sama antar daerah terkait surplus defisit komoditas pangan strategis dalam Rakor Pengendalian Inflasi di Daerah yang digelar Kemendagri Senin (30/1).
Kota Padangpanjang, rakor ini diikuti secara virtual di Ruang VIP Balai Kota oleh Sekdako, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si, Kabag Ops Polres, AKP. P. Simamora S.H, Kasdim 0307 Tanah Datar, Mayor Inf Rifeni, Kasi Datun Kejaksaan Negeri, Robert Rasmi, M.H serta beberapa kepala OPD.
Hingga minggu ke-4, beras menjadi komoditas yang menyumbang kenaikan harga di 177 kabupaten/kota dan berpotensi menjadi pemberi andil inflasi pada Januari. Cabai merah dan cabai rawit selama bulan januari mengalami kenaikan harga.
Tito juga menyebutkan, pertumbuhan ekonomi di Indonesia berada diangka 5,72 persen di kuartal III, dengan angka inflasi relatif terjaga dengan menyentuh angka 5,51 persen.
Dalam penyampaian, Kabag Perekonomian dan Sumberdaya Alam Setdako, Putra Dewangga, SS, M.Si kondisi harga pangan di Kota Padangpanjang dalam seminggu terakhir relatif stabil.
“Komoditi beras relatif stabil. Sedangkan
cabai merah pada minggu ke-3 diharga Rp46.000, minggu ke-4 naik menjadi 57.875. Kenaikan cabai merah yang tidak terlalu tinggi salah satunya disebabkan adanya produksi cabai lokal sebagai dampak program Gerakan Tanam Cabai di Padangpanjang maupun Sumatera Barat umumnya,” Tuturnya.
untuk bawang merah dari sebelumnya harga Rp.34.500 naik menjadi Rp37.000.
“Komoditi daging ayam broiler Perlu juga diperhatikan sudah dua minggu berturut-turut mengalami penurunan dari Rp31.750/ekor pada minggu ke-2 menjadi Rp31.250/ekor pada minggu ke-3 dan turun lagi menjadi Rp30.500 pada minggu ke-4 januari 2023 komoditi ayam broiler sebagian besar dipasok dari Kabupaten Limapuluh Kota dan Padang Pariaman,” Katanya.
Penulis: Heri






