PARIAMAN, KLIKPOSITIF- Kapolri mengingatkan seluruh jajaran (Polres) untuk waspada serta mengantisipasi potensi bencana yang diakibatkan oleh fenomena La Nina. Perihal itu, Kapolres Kota Pariaman membentuk tim Polisi Siaga La Nina.
“Sesuai petunjuk dari atasan, bahwa setiap resor harus siaga dengan potensi yang terjadi akibat fenomena La Nina. Untuk itu, kami jajaran resor Pariaman telah mensiagakan petugas dalam mengantisipasi hal-hal buruk yang akan terjadi,” ungkap Kapolres Kota Pariaman, AKBP Deny Rendra Laksmana, Selasa 22 Desember 2020.
Pembentukan personel serta pemberian arahan terkait siaga La Nina, dikatakan Kapolres itu, dibentuk bersamaan dengan pembentukan tim Operasi Lilin Singgalang 2020 pada Senin (21/12).
“Jadi, ketika fenomena La Nina terjadi di Pariaman, maka personil akan terlibat dalam tindakan di tengah masyarakat. Baik untuk evakuasi dan hal-hal lainnya,” sebut Kapolres itu.
BMKG telah memprediksi, kata Kapolres, fenomena La Nina akan menyebabkan terjadinya peningkatan akumulasi curah hujan.
“Jadi La Nina ini, puncaknya sendiri akan terjadi pada Desember 2020 sampai dengan Januari 2021, yang nantinya berbarengan dengan musim hujan di Januari 2021 dan Februari 2021,” kata AKBP Deny Rendra Laksmana.
Untuk diketahui, La Nina adalah peristiwa turunnya suhu air laut di Samudera Pasifik di bawah suhu rata rata sekitarnya. Penyebabnya karena suhu permukaan laut pada bagian barat dan timur Pasifik lebih tinggi daripada biasanya.
“Jadi pada daerah yang terdampak La Nina akan terbentuknya awan secara berlebihan lalu akan turun curah hujan yang tinggi,” sebut Kapolres Pariaman.





