Selasa, 01 Sep 2026 - 00:16 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

JAPA Sumbar Gelar Lokakarya Penanggulangan dan Pencegahan HIV dan AIDS

Lokakarya ini beranjak dari rasa kekhawatiran terhadap capaian pemerintah dalam mengendalikan, menanggulangi dan mencegah HIV dan AIDS saat ini

redaksi
Kamis, 18 Nov 2021 | 15:19 WIB
Lokakarya JAPA Sumbar

Lokakarya JAPA Sumbar (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

PADANG, KLIKPOSITIF — Jaringan Advokasi Peduli AIDS (JAPA) Sumatera Barat (Sumbar) menggelar Lokakarya para pihak dalam penanggulangan dan pencegahan AIDS di Sumbar.

JAPA Sumbar terdiri dari Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Daerah Sumbar, WCC Nurani Perempuan, Yayasan AKBAR, Yayasan Taratak Jiwa Hati, Akademisi, PAG, OPSI Sumbar, Yayasan Bumi Ceria, Jaringan Indonesia Positif Sumbar, LBH Padang, P2TP2A Kota Padang, Universitas Ekasakti, dan Komunitas Perempuan Minati.

Perwakilan JAPA Sumbar Eva Herawati Damanik mengatakan, lokakarya dilaksanakan selama 4 pertemuan dari 16, 17, 18 dan 27 November 2021, dengan peserta yang berbeda.

Ia menjelaskan, Lokakarya ini beranjak dari rasa kekhawatiran terhadap capaian pemerintah dalam mengendalikan, menanggulangi dan mencegah HIV dan AIDS saat ini.

Sebagai wadah organisasi masyarakat sipil dalam penanggulangan HIV dan AIDS, JAPA Sumbar merasa perlu mengembangkan dan menguatkan jejaring melalui kegiatan lokakarya para pihak (stakeholder).

“Sehingga melahirkan sebuah komitmen dalam mewujudkan Permenkes Nomor 21 Tahun 2013 terkait pencapain Three Zero di tahun 2030, antara lain tidak ada infeksi baru HIV, tidak ada kematian karena AIDS dan tidak ada diskriminasi,” katanya di Santika Premiere Hotel Padang, Kamis (18/11/2021).

Ia menambahkan, tepat di sembilan tahun menuju Three Zero, adanya pandemi COVID-19 di tahun 2020 dan 2021 seolah-olah mengesampingkan masalah epidemi HIV dan AIDS.

“Adanya kebijakan pembatasan sosial dan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat di masa pandemi COVID-19 juga menjadi dilema tersendiri bagi upaya penanggulangan HIV dan AIDS,” ujarnya.

“Langkah pemerintah dalam penanganan COVID-19 dinilai sudah cukup baik, namun alangkah lebih baik jika seimbang dengan upaya penanggulangan HIV dan AIDS yang juga merupakan masalah penting dan global,” sambungnya.

Baca Juga

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Padang, dr. Dessy M. Siddik.

Hingga September 2025, Kasus HIV/AIDS Kota Padang Tercatat Sebanyak 1834 Kasus

Kamis, 13 Nov 2025 | 18:44 WIB
HIV/AIDS

Bangun Kesadaran Generasi Muda, Kota Solok Peringati Hari AIDS Sedunia Tahun 2023

Sabtu, 2 Des 2023 | 21:15 WIB

Ia melanjutkan, tanpa atau dengan adanya pandemi COVID-19, persoalan HIV dan AIDS ini bagaikan bom waktu yang dapat meledak kapan pun.

“Partisipasi dari seluruh para pihak (stakeholder) dalam upaya penanggulangan HIV dan AIDS menjadi sangat penting,” katanya.

Di hari pertemuan ketiga Kamis (18/11/2021), Lokakarya dipandu fasilitator Madonna, dengan peserta dari Pelita, CCF, LP2M, PKPU, AKSARA, GNI, Kita Bisa, Dhompet Dhuafa Singgalang, BEM Unand, BEM UNP, BEM UIN, BEM UBH, CIMSA, dan Klikpositif.

Dalam Lokakarya,para peserta diminta memperbaharui komitmen bersama para pihak dalam upaya penanggulangan dan pencegahan HIV dan AIDS.

“Dengan adanya Lokakarya koordinasi semakin meningkat dalam penanggulangan dan pencegahan HIV dan AIDS antara Jaringan Advokasi Peduli AIDS dengan para pihak, seperti pemerintah, swasta, akademisi, media dan organisasi masyarakat sipil,” kata Madonna.

Tags: aidsHiv/aids

Berita Lainnya

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Padang, dr. Dessy M. Siddik.

Hingga September 2025, Kasus HIV/AIDS Kota Padang Tercatat Sebanyak 1834 Kasus

Kamis, 13 Nov 2025 | 18:44 WIB
HIV/AIDS

Bangun Kesadaran Generasi Muda, Kota Solok Peringati Hari AIDS Sedunia Tahun 2023

Sabtu, 2 Des 2023 | 21:15 WIB

JAPA Sumbar Gelar Audensi dengan Sejumlah Stakeholder di Padang, Ini Tujuannya

Kamis, 25 Mei 2023 | 10:39 WIB
Wabup Richi menyerahkan bantuan pembangunan kepada pengurus Masjid Raya Batu Taba

Wabup Tanah Datar Apresiasi Database Kependudukan Nagari Batu Taba

Jumat, 8 Apr 2022 | 12:01 WIB
Selanjutnya
Foto bersama

Jubir Prabowo Beri Kuliah Umum di UM Sumbar

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara