Sabtu, 07 Nov 2026 - 13:29 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Nasional

Soal Sanksi WADA, Arya Bima: Menpora Punya Prestasi Malah Dimaki-maki

sanksi tersebut hadir lantaran WADA menganggap jika Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) dianggap tidak mematuhi regulasi pelaporan tes doping rutin.

redaksi
Rabu, 20 Okt 2021 | 12:17 WIB
politisi PDI P Aria Bima

politisi PDI P Aria Bima (Net)

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Kembalinya Piala Thomas ke Tanah Air sejak 19 tahun lalu, menjadi berita suka cita bagi masyarakat Indonesia, namun kemenangan itu tercederai oleh sanksi badan doping dunia (WADA) yang melarang berkibarnya bendera Merah-Putih di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, pada Minggu (17/10) malam WIB, dalam upacara penghormatan pemenang.

Ya, sanksi tersebut hadir lantaran WADA menganggap jika Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) dianggap tidak mematuhi regulasi pelaporan tes doping rutin.

Kepengurusan LADI yang baru berusia tiga bulan itu pun sontak meminta maaf kepada Presiden Joko Widodo dan umumnya kepada masyarakat Indonesia pada Senin lalu, terkait insiden pelarangan dikibarkannya bendera Merah Putih di Denmark oleh WADA. Tak hanya itu, menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali pun sudah melakukan hal sama seperti LADI.

Dalam sebuah program Catatan Demokrasi yang ditayangkan televisi nasional pada Selasa (19/10/2021) malam dengan mengambil tema Piala Thomas: Seleberasi Tanpa Merah-Putih, politisi PDI P Aria Bima dengan tegas menyebut jika Menpora punya prestasi malah dimaki-maki.

Penegasan Aria Bima itu lantaran imbas dari masyarakat dalam hal ini netizen yang kerap menyalahkan Menpora Amali, dari insiden dilarangnya pengibaran bendera Merah-Putih. “Lah ini kasian ini, menteri ini (Menpora-Red) punya prestasi malah di maki-maki gara-gara ini,” kata Aria Bima.

Baca Juga

Ranperda Keolahragaan Dibahas, DPRD Sumbar Dorong Jaminan Kesejahteraan Atlet

Jumat, 16 Okt 2026 | 19:10 WIB
Sekretaris Percasi Sumbar Azraf Zawir

Sekretaris Percasi Sumbar Azraf Zawir Meninggal Dunia, KONI Pessel Sampaikan Belasungkawa

Sabtu, 10 Okt 2026 | 12:33 WIB

Apa yang disebut Aria Bima memang bukan tanpa alasan. Pasalnya, semenjak menjabat sebagai Menpora dalam Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024, Zainduin Amali telah menorehkan beberapa prestasi terhadap olahraga, salahsatunya peningkatan perolehan medali di ajang Olimpiade Tokyo 2020, kesuksesan penyelenggaraan PON XX Papua 2021, hingga kesuksesan merebut kembali trophy Thomas Cup serta sederet pencapaian atlet Indonesia lainnya di pentas internasional.

Pada acara itu, Aria Bima juga mengatakan jika sanksi WADA itu berawal dari persoalan yang sifatnya administratif, tekhnis, kemudian menjadi persoalan besar karena menyangkut nama bangsa dan negara, simbol kehormatan serta harga diri bangsa.

Untuk itu, Aria Bima meminta untuk di investigasi dengan tuntas, karena menurutnya ini bukan hanya persoalan ego sektoral, namun juga sudah menyangkut masalah negara.

“Ini mempermalukan simbol-simbol negara dan ini ranahnya bisa pidana loh, ranah hukum. Ini bukan masalah kecil, karena dampaknya membawa kehormatan negara, sehingga perlu di cek,” tegasnya.

Tags: arya bimaDopingkemenporaLadiMenporaOlahragawada

Berita Lainnya

Ranperda Keolahragaan Dibahas, DPRD Sumbar Dorong Jaminan Kesejahteraan Atlet

Jumat, 16 Okt 2026 | 19:10 WIB
Sekretaris Percasi Sumbar Azraf Zawir

Sekretaris Percasi Sumbar Azraf Zawir Meninggal Dunia, KONI Pessel Sampaikan Belasungkawa

Sabtu, 10 Okt 2026 | 12:33 WIB

40 Perwakilan Pengcab ESI se Sumbar ikuti Pelatihan Wasit dan Pelatih E-Sports se-Sumbar

Senin, 5 Okt 2026 | 14:09 WIB

Berapa Lama Olahraga yang Ideal?

Kamis, 1 Okt 2026 | 08:12 WIB
Selanjutnya
Kepala Dinas Pariwisata Pasaman Barat, Decky H Saputra bersama Ketua Pokdarwis Situak, Zona Sapta yang turun lansung mencoba berenang menyusuri Sampuran Rajo Panjang

Sampuran Rajo Panjang, Wisata Alam yang Baru Ditemukan di Situak Pasaman Barat

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara