Solok, Klikpositif – Dalam beberapa hari terakhir, tercatat tidak ada tambahan barus kasus infeksi Covid-19 di Kabupaten Solok, Sumatra Barat. Sementara itu, sebanyak 16 orang pasien juga dinyatakan sudah sembuh.
Bupati Solok, H. Epyardi Asda melalui juru bicara tim penanganan Covid-19, Syofiar Syam, penurunan laju infeksi Covid-19 di Kabupaten Solok menjadi kabar gembira bagi masyarakat.
“Tercatat sejak 30 Sepetmber hingga 3 Oktober 2021 tidak ada tambahan kasus Covid-19, ini pertanda yang sangat baik dan perlu dipertahankan,” tutur Syofiar Syam saat menjawab Klikpositif, Minggu (3/10/2021).
Kendati demikian, pihaknya meminta masyarakat untuk tetap waspada dengan potensi penyebaran Covid-19. Masyarakat diimbau untuk tetap menjalankan protokol kesehatan secara disiplin.
Secara keseluruhan, kasus Covid-19 di Kabupaten Solok hingga kini tercatat sebanyak 3.297 kasus. 123 orang diantaranya meninggal dunia. Sementara 23 orang masih menjalani karantina, empat orang dirawat dan selebihnya sudah dinyatakan sembuh.
Pemerintah Kabupaten Solok masih melakukan upaya peningkatan capaian vaksinasi Covid-19. Hingga 2 Oktober 2021, capaian vaksinasi di Kabupaten Solokasih di kisaran 17 persen untuk dosis pertama.
Sementara vaksinasi tahap kedua baru sebanyak 16.942 atau 5,43 persen dari sasaran vaksin di Kabupaten Solok yang mencapai 311.810 orang. Capaian vaksinasi di Kabupaten Solok masih tergolong rendah.
Untuk menggenjot capaian vaksinasi di Kabupaten Solok, Pemerintah daerah melalui dinas terkait nyaris setiap hari melaksanakan vaksinasi melalui Health Center (HC) yang tersebar di kecamatan.
“Termasuk vaksinasi massal yang dilakukan di sekolah-sekolah, agenda kegiatan daerah dan juga berbagai program vaksinasi lainnya, untuk stok vaksin masih banyak, lebih tujuh ribu dosis,” terangnya.







