Sabtu, 07 Nov 2026 - 10:23 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home Life Health

Anda Tahu Nyamuk Gajah? Ternyata Ini Manfaatnya untuk Manusia

Nyamuk gajah ini dikenal sebagai predator dari semua nyamuk

redaksi
Jumat, 1 Feb 2019 | 16:42 WIB
Nyamuk Gajah.

Nyamuk Gajah. (net)

Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF — Di tengah mewabahnya kasus demam berdarah dengue atau DBD saat ini, apa yang ada di pikiranmu kalau mendengar kata ‘nyamuk raksasa’? Jangan salah, nyamuk bernama Toxorhynchites rutilus ini, atau disebut nyamuk gajah karena ukurannya yang besar, justru bermanfaat, lo!

Dilaporkan VDCI Toxorhynchites rutilus adalah nyamuk terbesar di AS. Seekor nyamuk gajah betina dewasa bahkan bisa memiliki rentang sayap berukuran sekitar satu seperempat sentimeter. Tapi enggak usah takut. Mereka enggak menggigit, jadi enggak menjangkitkan penyakit yang menular melalui vektor.

Toxorhynchites rutilus disebut nyamuk gajah karena punya probosis (belalai) yang panjang dan melengkung ke bawah mirip gajah. Belalai nyamuk gajah dipakai untuk mengisap nektar dari lubang bunga yang dalam.

Kok, bunga? Iya, nyamuk raksasa yang terbang di siang hari ini enggak butuh pasokan darah sebagai makanannya untuk menghasilkan telur. Baik jantan maupun betina, nyamuk gajah dewasa cuma makan zat-zat manis, terutama nektar bunga, dan juga getah tanaman, madu serangga, serta cairan dari buah yang membusuk.

Toxorhynchites bahkan juga dikenal sebagai ‘pemakan nyamuk’ atau ‘nyamuk kanibal’. Soalnya, mereka adalah predator untuk nyamuk lain dan kadang-kadang juga makan nyamuk sejenisnya. Jadi, nyamuk Aedes aegypti, yang menularkan demam berdarah pun, bisa habis dia makan.

Baca Juga

IDI Padang Gelar PIT 2026, Tingkatkan Kompetensi Dokter Tangani Kegawatdaruratan

Kamis, 29 Okt 2026 | 16:04 WIB

Ingin Kulit Sehat dan Terawat? Ini Panduan Rutinitas Skincare Sesuai Jenis Kulit

Sabtu, 24 Okt 2026 | 08:49 WIB

Sayangnya, enggak banyak spesies Toxorhynchites rutilus di dunia, tapi nyamuk gajah ini tersebar luas di seluruh AS bagian tenggara. (*)

sumber: HiMedik

Tags: HealthkesehatanNyamuk

Berita Lainnya

IDI Padang Gelar PIT 2026, Tingkatkan Kompetensi Dokter Tangani Kegawatdaruratan

Kamis, 29 Okt 2026 | 16:04 WIB

Ingin Kulit Sehat dan Terawat? Ini Panduan Rutinitas Skincare Sesuai Jenis Kulit

Sabtu, 24 Okt 2026 | 08:49 WIB

5 Rekomendasi Minyak Alami untuk Menjaga Kesehatan Kulit dan Rambut

Sabtu, 24 Okt 2026 | 08:18 WIB

Selalu Merasa Lapar Meski Sudah Makan? Kenali 6 Kemungkinan Penyebabnya

Sabtu, 24 Okt 2026 | 07:11 WIB
Selanjutnya
Danau Laut Tinggal

Danau Laut Tinggal, Keindahan Alam Tersembunyi di Pasbar

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara