Sabtu, 07 Nov 2026 - 13:14 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Peristiwa

Dua Wanita Diduga Lesbian Diamankan Pol PP di Pasbar, Begini Pengakuannya

Kami ingin daerah ini bersih dari LGBT. Sebab, tak ada tempat bagi orang dengan prilaku LGBT di Pasbar. Jadi, kalau pihak keluarga keduanya gagal melakukan pembinaan, maka keduanya akan kami kirim ke Panti Sosial Andam Dewi," 

redaksi
Kamis, 1 Nov 2018 | 23:17 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

PASBAR, KLIKPOSITIF – Setelah mengamankan pasangan sesama jenis (waria) yang sempat membuat heboh publik karena aksinya mengenakan pakaian adat penganten Minang viral di media sosial, Satuan Pol PP Pasbar kembali mengamankan pasangan sesama jenis.

Kali ini, petugas penegak Perda itu mengamankan dua orang perempuan berinisial Su dan Yu yang diduga kuat sebagai pasangan lesbian. Keduanya diamankan petugas di sebuah rumah di kawasan Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman tanpa perlawanan

Kasat Pol PP Pasbar Edi Busti mengatakan, kedua wanita itu diamankan setelah adanya laporan dari anggota Intel Pol PP di lapangan, dan informasi dari masyarakat yang resah dengan prilaku menyimpang kedua wanita tersebut yang tinggal satu rumah.

“Kedua wanita itu diamankan pada Rabu, 31 Oktober malam kemarin. Kemudian keduanya kami bawa ke Mako Pol PP untuk diperiksa oleh penyidik. Tapi tadi siang, keduanya sudah diserahkan ke keluarganya masing-masing,” kata Edi Busti saat dihubungi klikpositif.com via handphone dari Padang, Kamis.

Pihak keluarga, lanjut Edi, juga diminta untuk membina keduanya. Jika nantinya pembinaan yang diberikan tidak berhasil dan keduanya kembali berprilaku menyimpang, maka keduanya akan dibawa ke Panti Spsial Andam Dewi, Kabupatwn Solok untuk dibina.

“Kami ingin daerah ini bersih dari LGBT. Sebab, tak ada tempat bagi orang dengan prilaku LGBT di Pasbar. Jadi, kalau pihak keluarga keduanya gagal melakukan pembinaan, maka keduanya akan kami kirim ke Panti Sosial Andam Dewi,” ujarnya.

Edi menyebut bahwa sebetulnya di Pasbar ini, ada Perda larangan LGBT di Pasbar, yaitu Perda tentang Ketertiban dan Ketentraman Umum. Dalam Perda tersebut, juga ada sanksi Tindak Pidana Ringan (Tipiring) untuk orang dengan prilaku LGBT.

Namun, kata Edi melanjutkan, sanksi tipiring di Perda itu tidak diterapkan, karena saat ini Perda tersebut tengan direvisi dan baru kembali diterapkan pada tahun depan. Selain itu, keduanya juga perempuan, sehingga belum dibutuhkan upaya tipiring.

“Kalau waria, bisa ditipiring langsung. Tapi ini kan perempuan. Jadi, upaya kami itu pendekatan dengan cara persuasif. Kalau tidak berhasil, maka dilakukan pembinaan. Tapi kalau tahun depan ada lagi orang dengan perulaku menyimpang di Pasbar, barulah dilakukan tipiring,” bebernya.

Kemudian ketika ditanya apa yang menyebabkan kedua wanita tersebut berprilaku menyimpang, Edi menyebut dari pemeriksaan yang dilakukan penyidik Pol PP, keduanya memang mengaku saling menyanyangi dan mencintai, karena selama ini keduanya kurang kasih sayang dari keluarga.

Baca Juga

Satpol PP Padang Amankan 10 Wanita dan Satu Pria saat Patroli Dini Hari

Sabtu, 24 Okt 2026 | 11:40 WIB

Hampir Tuntas! DPRD Limapuluh Kota Rancang Pasal anti-LGBT: Denda Administratif dan Rehabilitasi Berlaku!

Rabu, 13 Mei 2026 | 13:24 WIB

“Yang satu sudah yatim piatu dari kecil dan mengaku tidak mendapatkan kasih sayang dari keluarganya. Sedangkan yang satu lagi, mengaku kalau orangtuanya tidak perhatian kepadanya. Jadi, itulah alasannya kenapa mereka jadi lesbian,” tutur Edi.

Edi menambahkan bahwa selama Oktober kemarin, pihaknya sudah mmengamankan delapan orang dengan prilaku LGBT di Pasbar. Selain inisial Su dan Yu, sebelumnya juga diamankan enam orang waria di berbagai tempat salon di Pasbar.

“Dari enam waria itu, dua di antaranya, merupakan laki-laki yang fotonya mengenakan pakaian adat Minang sempat viral di berbagai media sosial pada pertengahan Oktober kemarin,” pungkas Edi.(*)

 

Tags: LgbtPasbarPol Pp

Berita Lainnya

Satpol PP Padang Amankan 10 Wanita dan Satu Pria saat Patroli Dini Hari

Sabtu, 24 Okt 2026 | 11:40 WIB

Hampir Tuntas! DPRD Limapuluh Kota Rancang Pasal anti-LGBT: Denda Administratif dan Rehabilitasi Berlaku!

Rabu, 13 Mei 2026 | 13:24 WIB

Bank Nagari Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor ke Pasbar

Senin, 1 Des 2025 | 19:48 WIB
Ilustrasi tersangka

Disergap Polisi Saat Bawa Ganja di Pasaman Barat, Dua Pria Ini Nekat Kabur ke Kebun Sawit

Senin, 3 Mar 2025 | 10:07 WIB
Selanjutnya

Juara Olimpiade Akuntansi se-Sumatera Ini Lulus di PNP Tanpa Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara