Selasa, 25 Agu 2026 - 05:37 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home Life Health

Tiga Cara Sederhana untuk Memulai Pola Makan Lebih Sehat

Fitria Marlina
Senin, 24 Agu 2026 | 14:24 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF — Mengubah kebiasaan makan menjadi lebih sehat tidak harus dilakukan secara drastis. Langkah yang terlalu ketat justru dapat membuat seseorang kesulitan mempertahankan pola makan baru. Karena itu, perubahan secara bertahap dinilai dapat menjadi pilihan untuk membangun kebiasaan makan yang lebih sehat.

Ada tiga cara sederhana yang dapat diterapkan untuk memulai perubahan tersebut, yakni memilih lebih banyak makanan utuh, mengatur jadwal makan, dan mengurangi ukuran porsi.

Utamakan makanan minim proses

Langkah pertama adalah memperhatikan makanan yang dikonsumsi sehari-hari dan mengurangi makanan yang telah melalui banyak proses pengolahan. Makanan olahan dapat diganti dengan pilihan yang lebih sederhana dan bernutrisi.

Misalnya, pasta dari gandum utuh dapat menjadi pengganti spaghetti berbahan tepung putih, quinoa dapat menggantikan nasi putih, sementara camilan seperti kacang arab panggang dapat dipilih dibandingkan keripik kentang kemasan.

Pola makan bergaya Mediterania juga dapat menjadi salah satu pilihan karena banyak mengandalkan sayuran, kacang-kacangan, buah, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, ikan, unggas, serta produk susu rendah lemak.

Atur waktu makan

Langkah berikutnya adalah membuat jadwal makan yang teratur. Waktu makan utama dapat ditentukan, ditambah camilan jika memang diperlukan. Dengan jadwal yang jelas, seseorang dapat lebih mudah mengendalikan keinginan makan di luar waktu yang telah ditentukan.

Kebiasaan makan larut malam juga sebaiknya dikurangi. Pada malam hari, tubuh memasuki fase istirahat yang ditandai dengan perubahan metabolisme dan aktivitas sistem pencernaan. Mengonsumsi makanan pada waktu yang tidak sesuai dengan ritme sirkadian tubuh dikaitkan dengan peningkatan berat badan.

Kurangi ukuran porsi

Mengendalikan jumlah makanan yang dikonsumsi juga menjadi bagian penting dalam membangun pola makan sehat. Salah satu cara sederhana adalah mengambil makanan seperti biasa, kemudian mengurangi sekitar sepertiga hingga setengah dari porsi tersebut.

Baca Juga

Sayuran ‘Cruciferous’ Berpotensi Lebih Efektif Menurunkan Tekanan Darah Dibanding Kentang

Senin, 24 Agu 2026 | 13:15 WIB

Ini Kalori yang Terkandung dalam Kentang Goreng

Senin, 24 Agu 2026 | 11:36 WIB

Penggunaan piring berukuran lebih kecil juga dapat membantu mengurangi jumlah makanan yang diambil. Selain itu, wadah makanan sebaiknya tidak diletakkan di atas meja agar seseorang tidak mudah mengambil porsi tambahan.

Kebiasaan tetap makan meskipun sudah kenyang juga perlu dihindari. Mengetahui kebutuhan kalori harian dapat membantu seseorang menyesuaikan jumlah makanan dengan kebutuhan tubuh dan aktivitas sehari-hari.

Lakukan secara bertahap

Perubahan pola makan tidak perlu dilakukan sekaligus. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan adalah mengambil satu langkah baru setiap minggu.

Mencatat makanan yang dikonsumsi, termasuk pengalaman, pertanyaan, dan kesulitan yang muncul, dapat membantu mengevaluasi perubahan tersebut. Setelah satu minggu, seseorang dapat melihat kebiasaan mana yang berhasil dan menentukan langkah berikutnya.

Dengan perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten, pola makan sehat diharapkan dapat menjadi kebiasaan jangka panjang tanpa harus menerapkan aturan diet yang terlalu ketat atau sulit dipertahankan.

Tags: HealthPola Makan

Berita Lainnya

Sayuran ‘Cruciferous’ Berpotensi Lebih Efektif Menurunkan Tekanan Darah Dibanding Kentang

Senin, 24 Agu 2026 | 13:15 WIB

Ini Kalori yang Terkandung dalam Kentang Goreng

Senin, 24 Agu 2026 | 11:36 WIB

Ternyata Ini Manfaat Kesehatan jika Anda Konsumsi Apel Hijau

Senin, 24 Agu 2026 | 09:52 WIB

Kopi Pagi dan Kaitannya dengan Risiko Kematian yang Lebih Rendah

Senin, 24 Agu 2026 | 09:19 WIB
Selanjutnya

Perkuat Gerakan Pilah Sampah, DLH Padang Rekrut 60 Penggerak Pilah

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara