Jumat, 21 Agu 2026 - 13:56 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

Peringati Harganas Ke-33, Kaper BKKBN Sumbar Mardalena Perkuat Peran Ayah

Joni A. K.
Senin, 29 Jun 2026 | 12:59 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

PADANG, KLIKPOSITIF- Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumbar Mardalena Wati Yulia, M.Si, mengatakan fenomena fatherless atau hilangnya figur ayah menjadi tantangan yang perlu diantisipasi bersama.

Menurut mantan peraih penghargaan Juara I PKB Tingkat Nasional ini, seorang ayah wajib hadir, bukan hanya secara fisik tetapi juga secara emosional. Walaupun sedang bekerja jauh, komunikasi dengan anak harus tetap terjalin sehingga anak merasakan perhatian dan kasih sayang dari ayahnya.

Baca Juga

RSUP M Djamil dan Pemprov Sumbar Kolaborasi Tangani Pasien Terlantar

Jumat, 21 Agu 2026 | 06:37 WIB

Sestama BKKBN RI Budi Setiyono Aktualisasi Mahasiswa UNP Hadapi Bonus Demografi

Rabu, 19 Agu 2026 | 20:04 WIB

Salah satu program yang mendapat perhatian adalah gerakan Ayah Menjemput Rapor, ini adalah sebagai upaya meningkatkan keterlibatan ayah dalam pendidikan anak. Ke depan, BKKBN juga mendorong para ayah mengantar anak pada hari pertama masuk sekolah agar terjalin kedekatan emosional sejak dini.

“Keluarga yang gagal memberikan kasih sayang dan kehangatan akan membuat anak mencari perhatian di luar rumah sehingga rentan terpengaruh berbagai perilaku negatif,” ungkap mantan Kaper BKKBN Provinsi Riau itu usai menggelar puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di Kantor Gubernur Sumatera Barat, Senin (29/6/2026).

Pada momentum Harganas tersebut dimanfaatkan untuk mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan peran ayah dalam pengasuhan anak, serta mempersiapkan generasi emas Indonesia 2045.

Kegiatan yang dihadiri Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi itu menjadi penutup rangkaian Harganas yang sebelumnya diisi dengan berbagai program yang menyentuh langsung kehidupan keluarga, mulai dari edukasi keluarga, literasi keuangan, bakti sosial hingga kampanye keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak.

Mardalena juga mengatakan, rangkaian Harganas tahun ini dirancang untuk memperkuat fungsi keluarga sebagai pondasi pembangunan bangsa.

“Kami telah melaksanakan berbagai kegiatan, mulai dari sosialisasi sesuai siklus kehidupan keluarga, kunjungan ke lansia, literasi keuangan keluarga di Kampung Keluarga Berkualitas, hingga kegiatan yang mempererat hubungan ayah, ibu, dan anak. Kami juga memberikan bantuan sosial kepada keluarga yang membutuhkan,” ujarnya.

Selain itu, BKKBN Sumbar terus mengedukasi remaja agar tidak menikah pada usia dini melalui berbagai program pembinaan, termasuk pembekalan calon pengantin bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama. Ke depan, edukasi mengenai kependudukan dan kehidupan berkeluarga juga akan diperkuat melalui pembentukan Sekolah Siaga Kependudukan di berbagai sekolah di Sumatera Barat.

Melalui peringatan Harganas ke-33 ini, BKKBN Sumbar berharap sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat semakin kuat dalam membangun keluarga yang berkualitas sebagai fondasi pembangunan Sumatera Barat.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi menegaskan bahwa keluarga merupakan benteng utama dalam mencegah berbagai persoalan sosial, mulai dari penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas hingga tingginya angka perceraian.

Mahyeldi juga menyoroti tingginya angka perceraian di Sumatera Barat yang dinilainya menjadi ancaman serius terhadap tumbuh kembang anak. Karena itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan memperkuat implementasi Peraturan Daerah tentang Ketahanan Keluarga, termasuk memberikan pendidikan kehidupan berkeluarga sejak bangku sekolah hingga perguruan tinggi.

“Kita tidak boleh terlambat. Penguatan keluarga harus menjadi gerakan bersama untuk mempersiapkan bonus demografi sekaligus mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045,” tegasnya.

Tags: BkkbnBkkbn SumbarPemprov Sumbarperan bkkbn

Berita Lainnya

RSUP M Djamil dan Pemprov Sumbar Kolaborasi Tangani Pasien Terlantar

Jumat, 21 Agu 2026 | 06:37 WIB

Sestama BKKBN RI Budi Setiyono Aktualisasi Mahasiswa UNP Hadapi Bonus Demografi

Rabu, 19 Agu 2026 | 20:04 WIB

Sekretaris BKKBN Termuda se-Indonesia Dedy Agustanto Resmi Raih Gelar Doktor Ilmu Lingkungan

Rabu, 19 Agu 2026 | 15:54 WIB

Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kerja Nyata

Selasa, 18 Agu 2026 | 10:56 WIB
Selanjutnya

Dosen UNP Laksanakan Penelitian Internasional di Vietnam

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara