Sabtu, 07 Nov 2026 - 10:17 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News

Lapas Tanjung Pati Gandeng Imigrasi Agam Pasarkan Produk Warga Binaan

Hatta Rizal
Jumat, 6 Mar 2026 | 11:17 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

AGAM,KLIKPOSITIF – Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Agam melaksanakan kerjasama bersama Kantor Lapas Kelas IIB Tanjung Pati, dalam hal memasarkan karya- karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) berupa kerajinan yang bernilai dan mempunyai daya jual, Selasa 3 Maret 2026.

Kerajinan tersebut merupakan langkah inovatif dari Lapas Kelas IIB Tanjung Pati dalam hal mengembangkan karya-karya WBP nya untuk dapat dipasarkan kepada masyarakat.

Dengan adanya kerjasama tersebut, para pengunjung dan pemohon paspor dapat melihat dan tertarik untuk membeli hasil karya tangan terampil warga binaan berupa sandal, kapal-kapalan, sampul paspor, guci,dan hiasan bunga, yang semuanya terbuat dari bahan dan keterampilan yang dikerjakan oleh Warga Binaan Pemasyarakatan Tanjung Pati.

Penempatan produk ini merupakan wujud nyata sinergi antara dua UPT Kemenimipas di Kabupaten Lima Puluh Kota.

Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Kegiatan Kerja Lapas Tanjung Pati Agung Lestara, bersama jajaran disambut hangat oleh Kepala Urusan Umum Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Agam, Venri Patra, dalam seremoni kecil penyerahan produk untuk dipajang di etalase ruang pelayananan keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Agam.

Kepala Kantor imigrasi Kelas I Non TPI Agam Kizlar Assad, mengatakan sangat mengapresiasi kerja sama ini.

“Warga Binaan dapat dengan lebih semangat untuk membuat karya karyanya, sebagai bentuk kesiapan mereka untuk nantinya kembali kepada masyarakat sekitar Kabupaten Lima Puluh Kota,” ungkap Kizlar, Jum’at 6 Maret 2026.

Kepala Seksi Pembinaan dan Kegiatan Kerja Lapas Tanjung Pati menambahkan, bahwa langkah ini adalah bagian dari strategi pemasaran jemput bola.

Baca Juga

Jembatan Bukik Batabuah Agam diperlebar menjadi 8 meter, yang mencakup lebar badan jalan enam meter dan bahu jalan di kiri-kanan masing-masing satu meter pascabencana (Dok.Tim Media Satgas PRR)

Jembatan Bukik Batabuah Agam Diperlebar Jadi 8 Meter

Rabu, 21 Okt 2026 | 15:32 WIB
Lima Jembatan di Agam Sedang Dibangun hingga akhir tahun 2026 ini (DOK. TIM MEDIA SATGAS PRR)

Lima Jembatan di Agam Sedang Dibangun, Ini Daftarnya

Selasa, 20 Okt 2026 | 12:20 WIB

β€œKami tidak bisa hanya diam menunggpembeli. Kami jemput bola dengan membuka etalase di tempat-tempat strategis. Hal ini adalah bukti bahwa produk kami serius dikelola dan layak bersaing. Semoga ke depan kerja sama seperti ini bisa terus berkembang,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Urusan Umum Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Agam, Venri Patra, menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, kehadiran produk UMKM binaan Lapas tidak hanya memperkaya pilihan camilan bagi masyarakat yang datang, tetapi juga membawa misi sosial.

β€œIni adalah bentuk kepedulian kami. Dengan menempatkan produk di sini, kami ikut serta dalam program pembinaan kemandirian warga binaan. Kami berharap produk ini semakin dikenal masyarakat luas, karena kualitasnya tidak kalah dengan produk komersial di pasaran,” ungkap Venri.

Venri juga mengatakan, manfaat dari kolaborasi ini sangat signifikan. Selain
memperluas saluran pemasaran, kehadiran produk di tempat publik seperti kantor Imigrasi secara tidak langsung mengubah stigma negatif masyarakat terhadap warga binaan.

Produk-produk tersebut membuktikan bahwa warga binaan memiliki potensi dan mampu berkarya.

β€œDengan adanya etalase di Kantor Imigrasi, masyarakat yang mengurus dokumen perjalanan kini bisa sekaligus berbelanja dan berkontribusi pada program pemberdayaan warga binaan Lapas Tanjung Pati,” pungkasnya.

(*)

Tags: AgamImigrasi AgamKizlar AssadLapas Tanjung Pati

Berita Lainnya

Jembatan Bukik Batabuah Agam diperlebar menjadi 8 meter, yang mencakup lebar badan jalan enam meter dan bahu jalan di kiri-kanan masing-masing satu meter pascabencana (Dok.Tim Media Satgas PRR)

Jembatan Bukik Batabuah Agam Diperlebar Jadi 8 Meter

Rabu, 21 Okt 2026 | 15:32 WIB
Lima Jembatan di Agam Sedang Dibangun hingga akhir tahun 2026 ini (DOK. TIM MEDIA SATGAS PRR)

Lima Jembatan di Agam Sedang Dibangun, Ini Daftarnya

Selasa, 20 Okt 2026 | 12:20 WIB
Pembangunan Jembatan Bukik Batabuah Agam sudah mencapai 55 Persen (Tim Media Satgas PRR)

Kucurkan Anggaran Rp 3,53 Miliar dari TKD Tambahan, Pembangunan Jembatan Bukik Batabuah Agam Capai 55 Persen

Jumat, 16 Okt 2026 | 20:50 WIB

Agam Percepat Pembangunan Huntap bagi Masyarakat Terdampak Bencana

Rabu, 14 Okt 2026 | 19:31 WIB
Selanjutnya

Warga Geruduk Kafe Karaoke di Simpang Haru Padang yang Diduga Buka Saat Ramadan

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Β© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara