Kota Solok, Klikpositif – Pemerintah Kota Solok memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang bertepatan setiap 1 Oktober. Peringatan tahun ini cukup spesial karena bertepatan juga dengan peringatan HUT ke-80 Sumatra Barat.
Upacara dipusatkan di halaman Balai Kota Solok. Seluruh peserta mengenakan pakaian adat Minangkabau: Baju Guntiang Cino untuk pria dan Baju Kurung Basiba untuk wanita. Nuansa kearifan lokal yang mencerminkan semangat kebhinekaan dalam kehidupan berbangsa.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila merupakan momentum peneguhan komitmen seluruh elemen terhadap ideologi bangsa. Pancasila sebagai nilai-nilai luhur menjadi akar dalam mempersatukan kebhinekaan di Nusantara.
Sekretaris Daerah Kota Solok, Desmon selalu Pembina Upacara menyampaikan, setiap 1 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Kesaktian Pancasila untuk menghormati para Pahlawan Revolusi yang gugur pada tragedi G30S/PKI 1965.
“Tanggal tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 153 Tahun 1967 oleh Presiden Soeharto sebagai pengingat pentingnya menjaga Pancasila sebagai ideologi bangsa,” ujar Desmon.
Menurutnya, peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan hanya sekedar seremonial semata, namun merupakan sebuah pengingat bagi segenap generasi bangsa terhadap sejarah panjang Bangsa Indonesia.
Tahun 2025, peringatan mengusung tema βPancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya.β Sejalan dengan tema itu, upacara dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, termasuk luar negeri dan satuan pendidikan.
Salah satu rangkaian utama adalah pembacaan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, yang menegaskan tekad bangsa mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).






