Sabtu, 29 Agu 2026 - 20:41 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Nasional

KSST Noktah Pentaskan “Pagi Bening” di Parade Teater Sumbar, Sentil Kondisi Dunia Seni Hari Ini

Andika
Kamis, 14 Agu 2025 | 13:15 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF — Kelompok Seni dan Sastra Teater (KSST) Noktah memukau penonton dalam Parade Teater Sumatera Barat 2025 dengan pementasan naskah “Pagi Bening” karya Serafin-Joaquin Alvares Quintaro yang diadaptasi ke konteks kekinian oleh sutradara Syuhendri. Penampilan tersebut berlangsung pada Sabtu (9/8/2025) di Gedung Kebudayaan Sumbar.

Syuhendri mengungkapkan, naskah aslinya bercerita tentang dua sejoli—Sultan Salman dan Incim—yang cintanya terhalang restu orang tua. Incim dijodohkan dengan seorang saudagar, sementara Salman menolak dan memilih berkonfrontasi hingga akhirnya kabur. Dalam pelariannya, Salman mengirim surat kepada Incim, namun tak pernah dibalas. Bertahun-tahun kemudian, mereka bertemu kembali di sebuah taman. Meski saling mengingat masa lalu, pertemuan itu diwarnai kebohongan.

Dalam adaptasinya, Syuhendri menjadikan Salman sebagai sosok seniman, sementara Incim mewakili penikmat seni. Latar cerita pun dipindahkan ke Taman Budaya, yang pada akhir kisah digambarkan hancur sebagai simbol kegagalan pemerintah mengelola kesenian.

“Kesenian hari ini jatuh ke wilayah formalitas. Ia tidak lagi menjadi basis pengetahuan atau renungan. Yang diuntungkan justru vendor, bukan seniman,” ujar Syuhendri. Ia menegaskan bahwa teater membutuhkan penonton yang benar-benar mengapresiasi, bukan sekadar datang untuk kemeriahan.

Pementasan ini tampil memikat dengan tata panggung sederhana namun penuh simbol—bangku taman, pohon kering, dan latar gedung yang seolah merepresentasikan Taman Budaya itu sendiri. Kostum para pemain memadukan nuansa klasik dan kontemporer, memberi kesan lintas zaman yang menguatkan pesan cerita. Musik pengiring dimainkan secara live, menambah kedalaman suasana, mulai dari lirih saat adegan perpisahan hingga menggelegar di akhir ketika taman digambarkan runtuh.

Baca Juga

Dafriansyah Putra Dorong Penulis Muda Tembus Industri Film Nasional

Kamis, 23 Apr 2026 | 10:33 WIB

Workshop Skenario Film Sumbar Targetkan Lahirnya Karya Berbasis Kearifan Lokal

Selasa, 21 Apr 2026 | 17:35 WIB

Dialog dalam pementasan ini juga memuat sindiran tajam terhadap ruang kebudayaan yang semakin kehilangan fungsinya. Salah satunya, “Apa murung-murung itu? Ini ruang kebudayaan Nyonya, ruang umum. Dulu, di situ ruang teater tertutup. Sekarang tak ada lagi.”

Penonton terlihat terhanyut—sesekali tertawa getir mendengar dialog satire, lalu terdiam ketika adegan klimaks menghantam. Usai pertunjukan, tepuk tangan panjang menggema, menandakan apresiasi sekaligus renungan yang tertinggal di benak mereka.

Melalui “Pagi Bening”, KSST Noktah mengajak publik kembali ke khitah kesenian: membangun nilai, menggugah kesadaran, dan menjadi ruang refleksi, bukan sekadar tontonan.

Tags: Taman BudayaTeater

Berita Lainnya

Dafriansyah Putra Dorong Penulis Muda Tembus Industri Film Nasional

Kamis, 23 Apr 2026 | 10:33 WIB

Workshop Skenario Film Sumbar Targetkan Lahirnya Karya Berbasis Kearifan Lokal

Selasa, 21 Apr 2026 | 17:35 WIB

Malam Ini ‘Indomiii Rasa Rendang Sambil Menyelam Minum Plastik’ Tampil di Pekan Nan Tumpah 2025

Minggu, 24 Agu 2025 | 19:11 WIB

Parade Teater 2025 di Taman Budaya Sumbar Suguhkan Satir Akademik dan Refleksi Kekuasaan

Senin, 18 Agu 2025 | 12:03 WIB
Selanjutnya

Semen Padang FC Optimis Raih Kemenangan Perdana Lawan Dewa United

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara