BUKITTINGGI,KLIKPOSITIF – Puluhan narapidana di Lapas Kelas II A Bukittinggi atau populer disebut Lapas Biaro, keracunan massal pada Rabu 30 April 2025.
Hingga Kamis pagi 1 Mei 2025, sebanyak dua napi tewas dalam insiden ini.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kementerian Imipas Sumbar, Marselina Budiningsih mengatakan insiden ini berawal dari aktivitas pembuatan parfum di lapas tersebut.
“Di lapas ada aktivitas kemandirian perorangan yaitu membuat parfum dengan bahan baku alkohol 70 persen,” jelas Marselina.
Hasil pembuatan parfum, menyisakan alkohol sebanyak 200 ml. Sisa alkohol ini kemudian diambil salah seorang tahanan tanpa seizin petugas.
“Awalnya untuk membersihkan tato, tapi kemudian disalahgunakan,” kata Marselina
“Alkohol itu dicampur minuman sachet, diberi air dan diminum bersama-sama hingga mengakibatkan keracunan,” sambungnya.
Dia membantah ada pesta-pesta atau hal lain yang memicu insiden ini.
“Kita sudah koordinasi dengan Dirjen, Polisi hingga pihak keluarga korban terkait hal ini,” ungkapnya.
Sebelumnya sebanyak 23 narapidana dilarikan ke Rumah Sakit Ahmad Mochtar (RSAM) dan RSUD akibat keracunan.
Dua orang dilaporkan tewas dan beberapa diantarannya berada dalam kondisi berat maupun pengawasan ketat dari dokter.
(*)







