Rabu, 09 Sep 2026 - 15:16 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News

Angka Stunting di Sumbar Turun 1,6 Persen

Haswandi
Sabtu, 30 Mar 2024 | 21:47 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar, Fatmawati mengungkapkan, angka stunting di Sumbar mengalami penurunan sebesar 1,6 persen di tahun 2023.

“Dari rapat terbatas BKKBN dengan Wapres sudah diperlihatkan, angka stunting di Sumbar mengalami penurunan sebesar 1,6 persen dari angka 23,6 persen,” ujar Fatmawati dalam kegiatan Sosialisasi, Advokasi, KIE, Penurunan Stunting di Sumbar.

Kegiatan itu sendiri berlangsung di GOR UNP Belakang Balok Bukittinggi, Sabtu 30 Maret 2024.

“Namun untuk prevalensi kabupaten dan kota kami masih menunggu,” sambung Fatmawati.

Menurut Fatmawati, BKKBN mencegah stunting melalui pendamping keluarga mulai dari ibu hamil, batita (bawah tiga tahun) hingga balita (bawah lima tahun).

“BKKBN telah merekrut 10 ribu orang pendamping di Sumbar yang mendampingi keluarga beresiko stunting dengan harapan angka stunting terus menurun,” tutur Fatmawati.

Baca Juga

Qori Kebanggaan Kota Solok Wakili Sumbar di MTQ Korpri Makassar 2026

Kamis, 20 Agu 2026 | 14:56 WIB

Sestama BKKBN RI Budi Setiyono Aktualisasi Mahasiswa UNP Hadapi Bonus Demografi

Rabu, 19 Agu 2026 | 20:04 WIB

Fatmawati berharap para pendamping yang melakukan pendampingan mulai dari ibu hamil hingga usai persalinan, bisa melakukan advokasi kepada ibu-ibu untuk ber-KB.

“Setelah ibu melahirkan hendaknya kita tetap advokasi agar ia tetap langsung ber-KB. Ini tentunya salah satu variabel yang akan bisa menurunkan angka stunting di kemudian hari,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota DPR RI Ade Rezki Pratama menjelasksn jika
Stunting merupakan status anak kekurangan gizi yang mengakibatkan terganggunya perkembangan otak dan fisik.

“Yang mau menikah periksa kesehatan ke faskes terdekat, seperti puskesmas, puskeskel, pustu, atau langsung ke rumah sakit,” ujar Ade Rezki.

Ade juga menyebut, faktor makanan bisa mempengaruhi tingkat kesuburuan di masa remaja, dan bisa berdampak hingga mereka sudah berkeluarga dan punya anak.

“Cukup 2 anak saja. Bagi pria yang mau menikah harus siap secara mental dan siap mencari nafkah,” ujar Ade.

Tags: BkkbnBkkbn SumbarStuntingStunting SumbarSumbar

Berita Lainnya

Qori Kebanggaan Kota Solok Wakili Sumbar di MTQ Korpri Makassar 2026

Kamis, 20 Agu 2026 | 14:56 WIB

Sestama BKKBN RI Budi Setiyono Aktualisasi Mahasiswa UNP Hadapi Bonus Demografi

Rabu, 19 Agu 2026 | 20:04 WIB

Sekretaris BKKBN Termuda se-Indonesia Dedy Agustanto Resmi Raih Gelar Doktor Ilmu Lingkungan

Rabu, 19 Agu 2026 | 15:54 WIB

Kinerja APBN Sumbar hingga 31 Mei 2026 Tetap Positif, Pendapatan Negara Tumbuh 6,89 Persen

Rabu, 1 Jul 2026 | 18:45 WIB
Selanjutnya

Sekdako Pariaman Hadiri Malam Nuzulul Quran dan Penutupan MTQ Se-Kecamatan Pariaman Utara

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara