Rabu, 09 Sep 2026 - 07:55 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home Life Health

Penelitian: Menatap Layar Lebih dari 4 Jam Sebabkan Risiko Demensia

Fitria Marlina
Selasa, 13 Feb 2024 | 12:06 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

KLIKPOSITIF – Demensia adalah istilah umum yang menggambarkan penurunan kemampuan berpikir dan mempengaruhi memori, bahasa, dan penalaran, karena perubahan pada otak.

Gejala demensia berkisar dari ringan hingga berat dan dapat berdampak signifikan pada fungsi dan kualitas hidup seseorang.

Beberapa ahli menggunakan istilah “demensia digital” untuk menggambarkan perubahan kognitif yang terkait dengan penggunaan teknologi yang berlebihan.

Meskipun demensia digital bukanlah kondisi yang sebenarnya, penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi yang berlebihan dapat menyebabkan perubahan serupa demensia dan bahkan mungkin meningkatkan risiko demensia.

Apakah “demensia digital” merupakan kondisi nyata?

Demensia digital, istilah yang diciptakan oleh ahli saraf dan psikiater Jerman Manfred Spitzer pada tahun 2012, menggambarkan perubahan kognisi akibat penggunaan teknologi secara berlebihan.

Meskipun demensia digital bukanlah kondisi kesehatan yang dapat didiagnosis, teori bahwa penggunaan teknologi yang berlebihan berdampak negatif terhadap kognisi mungkin memiliki manfaat ilmiah.

Faktanya, beberapa penelitian menemukan hubungan antara penggunaan internet, “waktu pemakaian perangkat”, dan perubahan kognitif.

Sebuah studi pada tahun 2022 mengeksplorasi dampak perilaku sedentary, termasuk menggunakan komputer dan menonton TV, terhadap risiko demensia secara keseluruhan.

Dilansir dari laman Healthline, para peneliti menemukan bukti bahwa penggunaan layar yang berlebihan berdampak negatif pada fungsi eksekutif dan memori kerja, serta perubahan lainnya, baik pada anak-anak maupun remaja.

Baca Juga

Tekanan Darah Tinggi Sering Tanpa Gejala, Kenali Risikonya Sejak Dini

Rabu, 9 Sep 2026 | 05:21 WIB

Bagaimana Cara Menikmati Buah Naga nan Kaya Antioksidan Ini?

Selasa, 8 Sep 2026 | 09:03 WIB

Studi besar lainnya yang diterbitkan pada tahun 2023 menganalisis hubungan antara aktivitas menetap di layar dan risiko demensia pada lebih dari 462.000 peserta. Dalam studi ini, para peneliti menilai penggunaan komputer dan menonton televisi.

Hasil penelitian menemukan lebih dari 4 jam waktu menatap layar sehari dikaitkan dengan peningkatan risiko demensia vaskular, penyakit Alzheimer, dan semua penyebab demensia pada partisipan.

Selain itu, tingkat waktu menatap layar harian yang lebih tinggi juga dikaitkan dengan perubahan fisik di area tertentu di otak.

Gejala demensia digital

Demensia digital bukanlah kondisi yang dapat didiagnosis, sehingga sulit untuk mengetahui secara pasti apa gejalanya. Namun sesuai dengan namanya, beberapa gejalanya mungkin mirip dengan demensia, seperti: masalah dengan memori jangka pendek, mudah kehilangan atau melupakan sesuatu, mengalami kesulitan mengingat kata-kata, mengalami masalah dengan multitasking.

Tags: GadgetHealthkesehatanRisiko Demensia

Berita Lainnya

Tekanan Darah Tinggi Sering Tanpa Gejala, Kenali Risikonya Sejak Dini

Rabu, 9 Sep 2026 | 05:21 WIB

Bagaimana Cara Menikmati Buah Naga nan Kaya Antioksidan Ini?

Selasa, 8 Sep 2026 | 09:03 WIB

Buah Apa yang Gulanya Tertinggi dan Terendah?

Selasa, 8 Sep 2026 | 08:32 WIB

Lima Buah yang Jarang Dikonsumsi Banyak Orang

Selasa, 8 Sep 2026 | 08:00 WIB
Selanjutnya
Semen Padang Sosialisasikan PHBS dan Bahaya HIV AIDS

Aksi Germas Sehat di Padayo, Semen Padang Sosialisasikan PHBS dan Bahaya HIV AIDS

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara