Rabu, 09 Sep 2026 - 07:36 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

Ini Upaya Pemprov Tekan Stunting dan Siapkan Generasi Indonesia Emas

Fitria Marlina
Selasa, 24 Okt 2023 | 11:29 WIB
Share on FacebookShare on Twitter

PARIAMAN, KLIKPOSITIF – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar), terus bergerak menekan potensi kekerdilan atau stunting di tengah masyarakat. Terkini, Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, kembali membagikan Tablet Tambah Darah (TTD) bagi pelajar putri di MAN Padusunan Kota Pariaman, yang dikemas dalam kegiatan Aksi Bergizi di Sekolah, Senin (23/10/2023).

β€œPelajar putri adalah cikal bakal generasi yang akan melahirkan generasi selanjutnya. Oleh karena itu mereka harus dipastikan sehat, cukup gizi, dan cukup aktivitas olahraganya. Selain itu, mereka yang saat ini duduk di bangku sekolah dan universitas, akan berusia 40 tahun pada tahun 2045 nanti. Artinya, saat momen Indonesia Emas nanti, mereka berada di puncak usia produktifnya,” ucap Gubernur.

Gubernur menekankan, kesehatan remaja putri penting untuk menjamin hadirnya ibu-ibu yang sehat di masa depan, yang akan melahirkan pula generasi sehat dan bebas stunting. Oleh karena itu, Pemprov Sumbar sangat fokus dalam menyukseskan program Aksi Bergizi di Sekolah, yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tersebut.

Sebelumnya, pencanangan program Aksi Bergizi di Sekolah juga telah dicanangkan Gubernur Mahyeldi dengan pembagian TTD bagi remaja putri di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Program ini penting untuk terus dikembangkan, mengingat anak usia sekolah dan remaja putri adalah populasi penduduk dengan jumlah cukup besar di Indonesia.

β€œSaya berpesan kepada ananda sekalian, khususnya remaja putri yang saat ini ada di Sekolah Menengah dan Perguruan Tinggi, bahwa kalian adalah generasi yang akan melahirkan generasi selanjutnya. Oleh karena itu kalian harus cerdas dan sehat,” ujar Mahyeldi lagi.

Baca Juga

Pemprov Sumbar Serius Tertibkan Data dan Tunggakan Pajak Kendaraan

Selasa, 8 Sep 2026 | 19:34 WIB

Gubernur Mahyeldi Perintahkan SPPG Palupuh Agam Ditutup Sementara

Jumat, 4 Sep 2026 | 08:00 WIB

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sambung Gubernur, jumlah pemuda di Indonesia saat ini sekitar 64,19 juta jiwa, atau 24,02 persen dari total penduduk. Artinya, dari empat orang penduduk, terdapat satu pemuda. Kondisi ini kemudian yang disebut sebagai bonus demografi di Indonesia, yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Bonus demografi harus dimanfaatkan dengan baik, sehingga berujung keberhasilan dan kesuksesan dalam pembangunan. Sebagai generasi penerus bangsa, pemuda harus mempunyai pengetahuan, Kesehatan, keterampilan, dan jiwa patriotisme,” tegasnya lagi.

Selain itu, Gubernur juga berpesan agar generasi muda bersungguh-sungguh mengejar mimpi, dan mewujudkan Indonesia dan Kota Pariaman yang lebih baik di masa yang akan datang. “Besar harapan kami, ananda semua di MAN Kota Pariaman terus meningkatkan kompetensi dan kapasitasnya menuju persaingan global, dan mempersiapkan diri menuju Indonesia Emas tahun 2045,” tuturnya.

Gerakan Nasional Aksi Bergizi di Sekolah di Kota Pariaman turut dirangkai dengan pemasangan selempang kepada Cik Ajo dan Cik Uniang Gerak Segar Kota Pariaman. Dalam kesempatan itu, Kepala Dinkes Sumbar, Lila Yanwar menerangkan, bahwa Aksi Bergizi di Sekolah merupakan upaya intervensi untuk menurunkan angka stunting.

“Kegiatan ini kita harapkan turut melahirkan generasi cerdas di Sumbar. Sebab, pada 1.000 hari pertama kehidupan, mulai dari masa kehamilan hingga anak berusia 2 tahun, adalah masa-masa paling menentukan dalam membentuk kecerdasan anak,” ucap Lila.

Tags: generasi emas 2045MahyeldiPariamanPemprov Sumbar

Berita Lainnya

Pemprov Sumbar Serius Tertibkan Data dan Tunggakan Pajak Kendaraan

Selasa, 8 Sep 2026 | 19:34 WIB

Gubernur Mahyeldi Perintahkan SPPG Palupuh Agam Ditutup Sementara

Jumat, 4 Sep 2026 | 08:00 WIB

Gubernur Mahyeldi: Pariwisata Ramah Muslim Harus Berdampak bagi Masyarakat

Jumat, 28 Agu 2026 | 21:46 WIB

PORPROV XVI Sumbar Digelar 2–14 Oktober, 12 Daerah Jadi Tuan Rumah

Jumat, 28 Agu 2026 | 07:44 WIB
Selanjutnya

Classy WO Sukseskan Wedding dengan Sentuhan Festival di Padang

Tinggalkan komentar
Classy FM

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Β© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Cek Fakta
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara