PESSEL, KLIKPOSITIF — Miris, sejak berdiri Kerapatan Adat Nagari (KAN) Tambang, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pessel (Pesisir Selatan), ternyata masih belum memiliki kantor.
Ketua KAN Tambang Firman Joni, Dt. Gamuak mengungkapkan, keberadaan kantor KAN Tambang saat ini sangat dibutuhkan. Sebab, untuk mengadakan musyawarah dan mereka harus menumpang sekolah dan masjid.
“Selama ini kantor KAN yang membawahi tiga nagari tersebut belum ada sampai sekarang, kalau mengadakan rapat KAN selalu menumpang di Masjid maupun di sekolah,” ungkap Firman Joni, Dt. Gamuak kepada KLIKPOSITIF.
Ia menjelaskan, saat ini untuk memulai tahap pembangunan Kantor, pihaknya terus berupaya untuk melakukan penjajakan dengan seluruh pemangku kepentingan di daerah itu.
Ia mengatakan, selain kepada donatur swasta, pihaknya juga mencoba melakukan penjajakan dengan menggaet aspirasi Wakil Rakyat asal daerah setempat.
“Alhamdulillah semua permintaan dari KAN Tambang bersama Wali Nagari, ninik mamak dan tokoh masyarakat akan diupayakan oleh Pak Imral dari Anggota DPRD Sumbar dan dengan dana pokir tahun anggaran 2024, dan tidak lama lagi Insya Allah akan terealisasi,” jelasnya.
“Itu Pak Imral langsung turun ke lokasi membuat ninik mamak bertambah semangat dan antusias dengan program ketua KAN Tambang yang baru ini,” terangnya.
Ia melanjutkan, kesempatan itu, anggota DPRD Sumbar Imral menyatakan untuk tahap awal akan mengucurkan dana aspirasinya sebesar Rp 200 juta.
“Disamping itu juga anggota DPRD Kabupaten Pessel dari Fraksi Demokrat Hanafi Herman juga menyatakan akan mengucurkan dana aspirasinya sebesar Rp 200 juta,” ujarnya.
Ia berharap, kantor KAN Tambang bisa segera berdiri, supaya KAN membawahi tiga nagari di wilayah itu dapat melayani persoalan anak kemenakan dan masyarakat secara efektif.
“Setelah mempunyai kantor KAN, mudah-mudahan dapat mempermudah pelayanan masyarakat, dan juga dapat memberikan edukasi tentang adat istiadat pada masyarakat,”katanya.







