PADANG, KLIKPOSITIF- Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar Fatmawati mengapresiasi Kabupaten Pasaman yang telah berhasil menurunkan angka stunting dari 30,2 menjadi 28,9 di tahun 2022, terjadi penurunan 1,3 persen.
Fatmawati juga mengapresiasi pemerintah kabupaten Pasaman karena menjadi daerah satu-satunya yang menerapkan program sertifikat siap nikah siap hamil (Elsimil).
“Di Pasaman pasangan yang akan menikah harus mengantongi sertifikat agar calon pengantin terverifikasi kesehatannya baik secara rohani maupun jasmani,” ungkap Fatmawati saat pertemuan Forum Koordinasi Percepatan Penurunan Angka Stunting di Kabupaten Pasaman, Selasa (16/5).
Fatmawati menyampaikan bahwa intervensi stunting harus dimulai dari hulu yaitu pada remaja, dan calon pengantin. Pastikan para remaja memahami pentingnya kebutuhan gizi, tidak anemia, tidak melakukan pernikahan diusia muda, serta menerapkan pola hidup sehat dan bersih.
“Semua itu harus terencana sejak remaja. Kemudian calon pengantin pastikan telah melakukan pemeriksaan kesehatan pada layanan kesehatan setempat, mendapatkan bimbingan pernikahan, penyuluhan dan pendampingan dari petugas lapangan,” jelasnya.
Pemantauan tidak cukup sampai disitu, dilanjutkan dengan pemantauan pada ibu hamil hingg melahirkan dan anak baduta (bawah dua tahun) agar masa emas 1000 hari pertama kehidupan (HPK) berjalan optimal.
“Semua upaya kita lakukan untuk penurunan angka stunting di Sumbar khusunya di Pasaman. Apalagi Pasaman kaya akan sumber daya pangan, Hasil pertanian, peternakan dan lainnya,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Pasaman Sabar, AS mengatakan pertemuan kali ini untuk menyatukan persepsi, eksekusi dan kerja nyata semua yang tergabung dalam forum percepatan Penurunan Angka Stunting, dan semua pihak termasuk masyarakat sendiri.
Sebab, menurut Sabar penurunan angka stunting ini adalah tanggungjawab bersama sehingga akan lahir generasi emas ke depannya.
“Jangan sampai kita meninggalkan generasi yang lemah, baik secara fisik, ekonomi maupun psikis. Kami pemerintah Pasaman akan terus mendukung upaya yang dilakukan oleh BKKBN,” kata dia.






