PADANG, KLIKPOSITIF – Tim peserta Liga 3 Sumbar kemungkinan bertambah pada musim ini.
Sekretaris Umum Asprov PSSI Sumbar Hendra Dupa mengatakan, saat ini pihaknya telah menerima sejumlah berkas persyaratan tim yang ingin menjadi calon anggota Asprov.
Dari tim yang memasukan berkas, baru 7 tim yang telah lolos verifikasi menjadi calon anggota.
Ke-7 tim tersebut merupakan tim yang sebelumnya belum pernah mengikuti Liga 3 Sumbar.
“Masih ada tim yang dalam proses verifikasi,” kata Hendra Dupa, Selasa 12 Juli 2022.
Dijelaskan Hendra, 7 tim yang sudah menjadi calon anggota itu adalah Tiku Putra FC dan Tunas Harapan Academy yang berasal dari Kabupaten Agam.
Kemudian dari Kota Padang, Kladentis FC, PSG Gaduik dan Kompak FC.
Selanjutnya dari Padang Pariaman Sukur FC dan dari Tanah Datar Gumarang FC.
“Tujuh tim ini berkas lengkap dan sudah menjadi calon anggota Asprov. Ada beberapa tim yang masih proses melengkapi berkas, seperti dari Sawahlunto,” ujarnya.
Ketujuh tim ini, kata Hendra secara administratif sudah bisa menjadi peserta Liga 3 Sumbar.
“Keputusan final keikutsertaan nanti setelah kongres. Kadang ada tim calon anggota yang hanya ikut di Piala Soeratin. Intinya tergantung tim calon anggota,” katanya.
Hendra Dupa menyebut, berdasarkan surat dari PSSI, pelaksanaan Liga 3 bergulir pada rentang Agustus-September 2022.
“Untuk Sumbar kemungkinan itu bergulir awal September. Mudah-mudahan semuanya lancar,” ungkapnya.
Jika semua tim calon anggota Asprov Sumbar mengikuti Liga 3, tahun ini kompetisi akan semakin seru.
Jumlah Peserta Liga 3 Sumbar Musim Lalu
Musim lalu, peserta Liga 3 Sumbar sebanyak 16 tim. Jika 16 tim ini kembali mengikuti Liga 3 dan ditambah 7 tim baru, maka totalnya akan mencapai 23 tim.
Pada Liga 3 Sumbar musim sebelumnya, PSKB Bukittinggi keluar sebagai juara setelah mengalahkan Gasliko Limapuluh Kota di laga puncak.
Dengan hasil itu, PSKB Bukittinggi dan Gasliko Limapuluh Kota berhak menjadi wakil Sumbar ke nasional.
Tapi sayang, perjalanan dua tim terbaik Sumbar itu harus terhenti di babak 64 nasional.
Di putaran nasional, PSKB hanya mengumpulkan 3 poin hasil 1 menang lawan PS Jembrana dan 2 kekalahan melawan Persak serta PS Palembang.
PS Palembang lolos ke 32 besar sebagai Juara Grup H dengan 9 poin, Persak mengumpulkan 6 poin.
Anak asuh Gusnedi Adang saat itu berada di peringkat 3, dengan mencetak 3 gol dan kebobolan 3 gol.
Sementara Gasliko, juga tersingkir karena hanya menduduki peringkat 3 Grup D dengan 3 poin hasil 1 menang, dan 2 kekalahan.
Gasliko menang 2-0 di pertandingan awal melawan Benteng HB, kemudian takluk 1-2 dari Persikutim dan tumbang dari Putra Delta Sidoarjo dengan skor 1-4.
Putra Delta lolos sebagai Juara Grup dengan 7 poin, Persikutim runner up mengumpulkan 7 poin.







