Sabtu, 07 Nov 2026 - 10:16 WIB
Klikpositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
KlikPositif.com - Media Generasi Positif
Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara
Home News Daerah

Harga Cabai di Pessel Tembus Rp 150 Ribu Per Kilogram

Kiki Julnasri
Senin, 11 Jul 2022 | 19:00 WIB
harga cabai di pessel
Share on FacebookShare on Twitter

PESSEL, KLIKPOSITIF– Pasca Idul Adha 1443 Hijriah, harga cabai di Pessel (Pesisir Selatan), Sumbar tembus Rp150 ribu per kilogram.

Harga cabai merah Rp 150 ribu per kilogram berdasarkan hasil pantauan KLIKPOSITIF, Senin 11 Juli 2022. 

Kenaikan harga ini, salah satunya terpantau di Pasar Inpres Painan. 

Harga cabai merah ini naik dari hari sebelumnya yang sempat, Rp120 ribu per kilogram.

Sementara harga bawang merah terapan atau turun. Harganya turun dari sebelum nya Rp 60 ribu per kilogram, dan kini jadi Rp50 per kilogram.

“Harga ini, baru naik hari ini. Pas Idul Adha kemarin masih Rp120 ribu saya menjual,” ungkap Opet (68), pedagang cabai di Pasar Inpres Painan.

Harga Cabai di Pessel Fluktuatif

Kepala Dinas Perdagangan dan Transmigrasi Pessel,  Mimi Riarty Zainul mengaku, hingga kini harga cabai di Pessel bersifat fluktuatif.

Dengan arti kata, harga cabai di Pessel terus berubah setiap harinya.

Ia menyebut, kenaikan harga ini terjadi karena akibat kelangkaan stok dari hasil panen petani.

“Karena tidak banyak yang panen. Biasanya cabai lokal itu banyak dari Bayang. Sekarang tidak ada,” terangnya.

Terkait kenaikan harga cabai saat ini, Mimi Riarty Zainul bakal terus melakukan pemantauan pasar.

Ia mengaku saat ini belum ada solusi yang bisa mereka lakukan terkait kenaikan harga cabai merah tersebut.

Baca Juga

Cabai Keriting (Klikpositif/Katasumbar)

Harga Cabai di Padang Naik Turun, Rawit Merah Turun

Kamis, 22 Okt 2026 | 15:40 WIB
Ilustrasi Kabut Asap

Padang Panjang Perpanjang Terapkan Belajar dari Rumah hingga Jumat

Rabu, 21 Okt 2026 | 13:30 WIB

Ia melanjutkan, kenaikan harga ini sudah merupakan hukum pasar. Jika permintaan tinggi, stok sedikit harga barang naik.

“Ya (tidak ada solusi), karena di daerah lain pasti juga mengalami hal sama,” terangnya.

Tags: CabaiHarga Cabai di PesselPesisir SelatanPesselSumbar

Berita Lainnya

Cabai Keriting (Klikpositif/Katasumbar)

Harga Cabai di Padang Naik Turun, Rawit Merah Turun

Kamis, 22 Okt 2026 | 15:40 WIB
Ilustrasi Kabut Asap

Padang Panjang Perpanjang Terapkan Belajar dari Rumah hingga Jumat

Rabu, 21 Okt 2026 | 13:30 WIB

Raih 139 Emas, Kota Solok Peringkat Dua Porprov ke-XVI Sumbar

Kamis, 15 Okt 2026 | 10:27 WIB

Koto Gadang, Nagari Tanpa Sumur Bor

Jumat, 9 Okt 2026 | 16:34 WIB
Selanjutnya

Gubernur Sumbar Upayakan Harga Gambir Rp45 Ribu Perkilogram Di Tingkat Petani

Tinggalkan komentar

Informasi

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Kategori

  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara

Networks

  • 🌎 KlikPositif
  • 🌎 KataSumbar
  • 🌎 Classy FM
  • 🌎 Classy Production
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Iklan
  • Terms Of Use
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2022 Klikpositif - Media Generasi Positif by Classy Corp.

Tidak ada hasil
Tampilkan semua hasil
  • 🏠
  • News
  • Ekonomi
  • Life
  • Sumatera Pulih
  • Cerpen Kato
  • Pariwisata
  • Semen Padang
  • Bola
  • Tekno
  • Olahraga
  • Pariwara